Rekomendasi

Pernah Kritik Prabowo, Tugas Berat Gerindra Cegah Elektabilitas Anies Turun

Senin, 26 September 2016 : 20.00
hariankota.com - Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI), Jeirry Sumampow mengatakan, keputusan Partai Gerindra mengusung Anies Baswedang dalam pemilukada bukanlah tugas ringan. Pasalnya, Partai Gerindra harus menghapus stigma negatif yang pernah diucapkan Anies Baswedang terhadap partai yang saat ini menjadi kendaraan politiknya di pemilukada ini.

Pasalnya, ungkap Jeirry Sumampow, publik masih mengingat benar saat Anies menjadi anggota tim sukses Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) pada Pemilihan Presiden 2014 melawan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Dimana saat itu Anies sering mengkritik keras Prabowo. Bila ini tidak diantisipasi Partai Gerindra, tentu saja kelemahan ini bisa dimanfaatkan parpol lainnya sebagai sebuah isu yang bisa melemahkan elektabilitas Anies.

"Beberapa tahun lalu dia berhadapan dengan Gerindra. Anies sering mengkritik Prabowo. Sebenarnya keputusan Partai Gerindra mengusung Anies ini tepat. Anies orangnya pintar, cerdas, tapi dalam konteks kemunculannya ada sedikit kesan negatif. Dan ini tugas berat Partai Gerindra harus menghapus kesan negatif yang pernah diucapkan Anies,"papar dalam sebuah diskusi publik di Jakarta Pusat,kemarin.

"Tapi di DKI, nggak terlalu mudah mengahapusnya karena sering disuguhi politisi yang mencla-mencle, nggak pernah konsisten. DKI sensitif, ini faktor negatif yang bisa jadi efek elektoral yang terjadi bagi Anies," kata Jeirry.(Iim)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya