Rekomendasi

Awas! Sindikat Saracen Bajak Akun Medsos Lain Sebarkan Kebencian

Selasa, 29 Agustus 2017 : 17.59
JAKARTA - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul mengatakan, sindikat Saracen ternyata juga banyak melakukan modus membajak akun media sosial (medsos) orang ini saat melakukan penyebaran kebencian dan fitnah dengan menggunakan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) di dunia maya.

Menurut Martinus, modus yang dilakukan adalah dengan meng-hack atau membajak akun orang lain dan langsung menyebarkan informasi tak benar atau fitnah.

"Yang dilakukan pelaku adalah nge-hack, mengambil alih akun seseorang dan menyebarkan info enggak benar atas nama orang tersebut," kata Martinus di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Dengan adanya temuan tersebut, Martinus mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan medsos. Kemudian, lebih bijak untuk menggunakan medsos.

Lalu, kontrol privasi akun media sosial dengan menggunakan fitur keamanan di jejaring medsos. Tak hanya itu, lanjut Martinus, pengguna medsos harus berhati-hati mengklik tautan yang terkoneksi ke akun medsos.

Pengguna medsos diimbau tidak sembarang memberikan informasi diri. Selain itu, demi keamanan, pengguna medsos juga disarankan untuk mengganti dan meng-update password akun medsos secara berkala.

"Maka hati-hati gunakan medsos. Apabila ada info yang muncul dari manajemen medsos, harus hati-hati sampaikan data pribadi," ucap Martinus. (iin/fer)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya