Rekomendasi

Dugaan Korupsi Pengadaan Pesawat Edu Park: Kasus Dinyatakan Lengkap Atau P 21

Rabu, 30 Agustus 2017 : 16.57
KARANGANYAR - Kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat yang digunakan di lokasi wisata edu park yang berada di Dusun Beji, Kecamatan Tasikmadu, memasuki babak baru.

Setelah sempat bolak-balik dari tim penyidik Polres Karanganyar ke kejaksaan, akhirnya satu berkas perkara atas nama tersangka P, mantan Kabid Cipta Karya Dinas PUPR yang saat ini telah pensiun, akhirnya dinyatakan lengkap (P21).

Penyelidikan terhadap adanya dugaan korusi terhadap pengadaan tiga unit pesawat ini telah berlangsung sejak setahun lalu, dan sempat tiga kali bolak-balik dari tim penyidik ke Kejaksaan.

Kapolres AKBP Ade Safri Simanjuntak, membenarkan jika kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat yang melibatkan pejabat tersebut, telah dinyatakan lengkap. Selanjutnya, akan dilakukan pelimpahan tahap kedua ke Kejari Karanganyar.

"Berkas sudah lengkap. Dan sekarang kewenangan ada di Kejaksaan, dalam waktu dekat, pelimpahan tahap kedua segera kita lakukan," ujar Kapolres,

Menurut Kapolres, dalam kasus dugaan korupsi ini, ada sejumlah nama yang terlibat. Berkas pemeriksaan, menurut Kapolres akan dipisah menjadi dua berkas.

"Kita mengajukan satu berkas dulu, berkas lain, masih dalam proses," lanjutnya.

Sementara itu, Kejari Karanganyar, IDG Wirajana, melalui Kasi Pidsus Hanung Widyatmaka, mengatakan, kasus ini bermula ketika Pemkab Karanganyar akan membangun loka wisata pendidikan dengan pengadaan tiga unit pesawat, masing-masing dua unit helicopter bekas dan satu unit pesawat Boeing 727 Air Bus 200, yang juga barang bekas.

Namun dalam perjalanannya, pengadaan pesawat bekas tersebut dinilai terlalu mahal. Akibatnya, negara dirugikan Rp 500 juta. "Berkas sudah dinyatakan lengkap, selanjutnya akan kita limpahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi," jelasnya. (Isw/akbar)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya