Rekomendasi

Hore! TNI AL Gagalkan Pengiriman 28 TKI Ilegal Ke Malaysia

Selasa, 29 Agustus 2017 : 10.30
ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI)
PEKANBARU - Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut menggagalkan pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal tujuan Malaysia di Perairan Senggarang, Tanjungpinang. Saat digeledah, didalam kapal tongkang tersebut terdapat 29 TKI.

Komandan Lantamal IV Laksamana Muda (Laksma) TNI R Eko Suyatno TKI itu terdiri dari 28 pria dan seorang wanita. Turut diamankan juga seorang nakhoda dan tiga anak buah kapal (ABK).

"Mereka ditangkap tim Intel Lantamal IV di Batu 8 Tanjungpinang dini hari," papar R.Eko Suyatno, Selasa (29/8/2017).

Dia menegaskan, proses penangkapan itu bermula saat pukul 02.00 WIB tim yang sedang patroli mencurigai sebuah kapal berlayar. Setelah diteliti ternyata kapal itu jenis speedboat yang sudah dimodifikasi dengan mesin berkecepatan tinggi.

Mengetahui kapal mereka dikejar oleh kapal petugas, nakhoda kapal yang membawa para TKI melaju speednya dengan kecepatan tinggi. Tidak mau kehilangan buruannya, petugas melakukan pengejaran.

Setelah cukup lama kejar-kejaran di tengah kegelapan, pihak TN AL dan Lantamal IV berhasil melakukan penghadangan kapal. Hasil pemeriksaan kapal, bahwa TKI itu berasal dari berbagai daerah seperti Lombok (NTB), Jawa Timur, Jawa Tengah, Madura, Jambi, Lampung, Bugis dan Aceh.

"Hasil pengembangan, kita amankan satu bus yang dipakai untuk membawa TKI ilegal itu menuju kapal," ucapnya. Eko menerangkan, bahwa pengiriman TKI dari Kepri mengalami perubahan. Dimana sebelumnya mereka biasa diselundupkan dari Perairan Batam.

"Saat ini ada perubahan modus operandi yang dilakukan oleh para penyeludup TKI Ilegal, semula mereka menggunakan daerah Batam khususnya wilayah. Kini berubah ke Tanjungpinang yang lebih sepi, tapi kita sudah antisipasi semua modus pengirimannya," pungkasnya.

Pengiriman TKI ke Malaysia melalui Perairan Kepri sudah sering digagalkan. Sebelumnya pada 22 Agustus lalu, TNI AL juga mengamankan 27 TKI di Perairan Karang Galang, Batam. (zul/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya