Rekomendasi

Target 2018 Bebas Tanah Letter C, Bupati Perintahkan Kades dan Camat Kerja Keras

Rabu, 30 Agustus 2017 : 19.16
SUKOHARJO - Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya menginstruksikan kepada seluruh Kepala Desa (Kades) dan Camat untuk bekerja keras menyelesaikan program agraria Proyek Operasi Daerah Agraria (Proda) dan Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) dengan target tahun 2018, seluruh tanah letter C di Kabupaten Sukoharjo harus sudah bersertifikat.

"Kami minta kepada seluruh kades dan camat untuk segera menyelesaikan pendataan sebagai syarat administrasi penerbitan sertifikat dari BPN.

Mumpung biayanya dari BPN murah hanya Rp 300 ribu, tolong kali ini, untuk rakyat Sukoharjo jangan berpikir soal untung rugi," kata Bupati di hadapan para Kades dan Camat se-Sukoharjo dalam acara penandatangan nota kesepahaman dengan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sukoharjo di Hotel Best Western, Solobaru, Grogol, Sukoharjo Kamis (30/8/2017)

Dari data BPN Kabupaten Sukoharjo, masih ada sekira 26 ribu bidang tanah yang tersebar di Kota Makmur diketahui belum bersertifikat. Bupati menegaskan agar program ini di sosialisasikan secara intensif kepada masyarakat.

"Saya harapkan para camat dan kades bekerjan keras dan mensosialisasikan kepada seluruh masyarakatnya. Khusus untuk tanah letter C akan saya gratiskan. Saya tidak ingin ada suara masyarakat tidak mendapatkan sosialisasi," katanya

Bupati berharap dengan program Prona dan Proda kerja sama dengan BPN ini, masyarakat mendapat kesempatan untuk mensertifikasi tanahnya dengan biaya murah (Rp 300 ribu) sementara untuk administrasi digratiskan.

Tinggal bagaimana kades dan camat mampu menyelesaikan persyaratan administratifnya.

"Kesulitan justru muncul dari bawah, para kades kadang masih kesulitan dalam merumuskan data dokumen. Nanti kita akan kumpulkan lagi camat dan kades, untuk mengetahui kurang berapa bidang yang belum bersertifikat," kata Wardoyo

Sementara Kepala BPN Sukoharjo, Dwi Purnama mengungkapkan, kendala percepatan penerbitan dokumen atau sertifikasi bidang tanah letter C, salah satunya jika bidang tanah tersebut berupa warisan.

Dalam persyaratannya tanah warisan harus ada keterangan berupa tanda tangan dari ahli waris. Namun pada kenyataannya beberapa ahli waris tidak bermukim di Sukoharjo sehingga prosesnya harus menunggu.

"Kita sudah coba siasati pada saat Idul Fitri kemarin, pada momen mudik itu biasanya ahli waris berkumpul di kampung halaman. Nah, di saat itulah kami minta kerjasama kades dan camat untuk mensosialisaikan," pungkasnya. (Sapto/martin)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya