Rekomendasi

Bangunan Baru Disorot Dewan, Komisi C: Konsepnya Bagus Realisasinya Tidak Sesuai Harapan

Kamis, 07 September 2017 : 17.44
KARANGANYAR - Sejumlah bangunan baru, mendapat sorotan dari anggota DPRD Karanganyar. Bangunan baru yang mendapat sorotan tersebut, diantaranya, Pujasera dan kantor rehabilitasi dampak merokok yang berada di kompleks perkantoran Cangakan, bangunan berupa toko yang berada di seputaran alun-alun serta terminal wisata Mbangun Makuthoromo yang berada di kecamatan Karangpandan.

Anggota Komisi C DPRD Karanganyar, Agus Suwito menilai belum optimalnya penggunaan gedung baru, bahkan ada satu gedung yang sama sekali belum difungsikan, menunjukkan perencanaan yang kurang matang.

Agus mencontohkan terminal wisata Mbangun Makuthoromo yang berada di kecamatan Karangpandan. Sampai saat ini, lanjut Agus, terminal wisata ini tidak berfungsi.

Demikian halnya bangunan pusat rehabilitasi akibat merokok yang berada di kompleks perkantoran Cangakan. Bangunan ini sama sekali belum dimanfaatkan, bahkan mangkrak.

“Pembangunan sudah terlaksana. Anggaran yang dikeluarkan juga tidak sedikit. Jangan sampai terminal wisata, sama nasibnya dengan terminal agribisnis yang sebelumnya ada di terminal wisata ini,” tandas Agus Kamis (7/9/2017).

Agus juga menjelaskan, pada asaat proses pembangunan ini, konsep yang ditawarkan dan dipaparkan oleh pemkab sangat bagus, namun dalam prakteknya, tidak sesuai dengan apa yang dipaparkan.

“Konsepnya sih bagus. Untuk itu, anggaran kita setujui. Namun realisasinya tidak sesuai harapan,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Karanganyar menyoroti bangunan Pujasera yang berada di kompleks perkantoran Cangakan dan bangunan toko yang berada di seputaran alun-alun. Kedua lokasi ini, sama sekali tidak berfungsi.

Sejumlah kios yang berada di Pujasera, terlihat kosong dan hanya diisi sejumlah pedagang. Demikian halnya toko yang berada di seputaran alun-alun. Lokasi yang digadang-gadang sebagai pusat minuman herbal, saat ini kosong dan hanya diisi beberapa pedagang.

“Kita segera panggil dinas atau instansi terkait, kenapa hal ini bisa terjadi. Padahal konsep awalnya bagus. Tapi sekarang tidak karuan,” kata dia.

Sebelumnya, pemkab Karanganyar melakukan pembangunan fisik berupa sarana pusat kuliner dan terminal wisata. Pemkab berharap, pembangunan lokasi kuliner dan terminal wisata ini diharapkan dapat mendongkrak wisatawan sekaligus sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah. (Isw/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya