Rekomendasi

Bawakan Sapu, Puluhan Pemuda Dorong Panwaskab Berani Bersihkan Pemilu Dari Pelanggaran

Sabtu, 02 September 2017 : 22.24
SUKOHARJO - Pesta demokrasi Pilgub 2018 tak lama lagi bakal berlangsung. Berharap ketegasan dalam penindakan jika terjadi pelanggaran selama masa kampanye hingga hari H pencoblosan, puluhan pemuda dari dua kelompok, komunitas, Lincak Sukoharjo dan Paguyuban Purna Paskibra Indonesia (PPI) Sukoharjo mendatangi kantor Panwaslu Kabupaten Sukoharjo di Jl. Wungusari RT 02/RW 04 Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Sabtu (2/9/2017).

Sebagai simbol dukungan moral kepada Panwaskab Sukoharjo yang baru saja dilantik, mereka berharap agar lembaga itu berani bertindak jika terjadi pelanggaran agar tercipta Pemilu bersih, jujur dan adil.

Sebagai wujud dukungan, massa yang datang menyerahkan berbagai peralatan berkebun, mulai cangkul, sabit, tempat sampah hingga sapu lidi.

"Sapu lidi ini sebagai simbol fungsi Panwas untuk menyapu bersih semua pelanggaran dan kecurangan yang terjadi selama Pemilu yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sukoharjo nanti," kata Koordinator perwakilan pemuda Lincak Sukoharjo, Pratiknyo

Menurutnya, aksi memberikan alat berkebun sengaja di lakukan sebagai wujud kepedulian pemuda agar beberapa kelemahan penindakan yang pernah terjadi pada Pemilu lalu tidak terulang lagi.

"Peran Panwas Kabupaten yang baru dilantik ini menjadi penting, karena kepada merekalah jika ada sengketa ataupun perselisihan, masyarakat berharap keputusan yang adil tanpa ada keberpihakan," ujarnya

Ketua Paguyuban Purna Paskibra Sukoharjo, Nanang Nugroho menambahkan, sebagai wakil pemuda kepada Panwaskab ia berharap agar berani menertibkan kegiatan-kegiatan yang mengarah pada kampanye terselebung yang pada pemilu lalu marak terjadi.

"Kalau kegiatan itu melanggar mohon ditertibkan," himbaunya. Sementara, Ketua Panwaskab Sukoharjo Bambang Wuryanto yang di dampingi 2 anggotanya menyambut baik kedatangan para pemuda-pemudi Sukoharjo tersebut.

Sebagai personil baru, Ia dan 2 anggotanya berkomitmen menjaga pesta demokrasi di Kota Makmur berjalan aman tanpa adanya pelanggaran dan kecurangan.

"Walaupun kami baru dilantik, namun kami sudah gerak cepat melakukan koordinasi dengan semua jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Sukoharjo. Saat ini kami tengah melakukan proses penjaringan rekrutmen anggota Panitia Pemgawas Kecamatan (Panwascam) melalui pengumuman pendaftaran," terangnya.

Bambang berjanji beberapa permasalahan yang muncul pada periode Panwaskab sebelumnya akan dia perbaiki. Diantaranya, jajarannya akan melakukan tindakan deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi munculnya pelanggaran dan kecurangan.

"Dari pengamatan kami, kinerja Panwaskab sebelumnya hanya mengawasi dan bersuara saja tanpa ada tindakan. Kami bertiga sepakat untuk mengubah pola itu," tegasnya. (Sapto/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya