Rekomendasi

Dinamika Jelang Pilkada: Mobilisasi PNS Pasti Terjadi

Sabtu, 09 September 2017 : 22.04
KARANGANYAR - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) baik pemilihan bupati dan wakil bupati, maupun pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah yang akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 27 Juni mendatang, dapat dipastikan, akan terjadi mobilisasi pegawai negeri sipil (PNS).

Hanya saja, mobilisasi PNS ini dilakukan secara tersembunyi. Hal tersebut dikatakan pengamat politik dari Undip, Muh Yulianto, saat memberikan materi pendidikan politik di hadapan kader Partai Gerindra, Sabtu (9/9/2017).

“Fenomena pengerahan PNS saat pilkada pasti terjadi. Pengerahhan PNS ini sarat dengan aroma kepentingan, baik kepentingan petahana maupun kepentingan PNS itu sendiri,” kata dia.

Untuk itu, partai politik sebagai salah satu peserta dalam ajang pesta demokrasi ini, harus mewaspadai pergerakan PNS ini disemua tingkatan.

Selain fenomena pergerakan PNS, aroma jual beli suara juga pasti terjadi. Muh Yulianto menyarankan masyarakat, untuk tidak memilih politisi atau bakal calon yang akan bertarung dalam pesta demokrasi, baik pilkada, pileg maupun pilpres mendatang.

Dijelaskannya, terkait dengan pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, ada empat partai politik yang masih dipercaya masyarakat untuk mengusung bakal calon gubernur maupun wakil gubernur.

Empat partai besar tersebut masing-masing, PDIP, Golkar, PKB dan Gerindra.

“Empat partai inilah yang akan bertarung dalam mengusung masing-masing calonnya dalam pilgub mendatang. Sedangkan partai lain, hanya mendukung,” jelasnya.

Masih menurut Muh Yulianto, yang paling penting dalam menghadapi pilgub dan pilkada mendatang adalah menjaga kesolidan partai. Jangan sampai terjadi konflik internal.

“Konflik internal justru akan mempersulit partai dalam menghadapi pesta demokrasi mendatang,” pungkasnya. (Isw/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya