Rekomendasi

Dor, Dua Spesialis Curat Lintas Provinsi Tersungkur

Senin, 11 September 2017 : 21.31
SOLO - Setelah melalui perburuan, Jajaran Reskrim Kepolisian Resor Kota (Polresta) Solo akhirnya berhasil menggelandang 6 tersangka pelaku spesialis pencurian dengan pemberatan yang telah melanglang lintas Provinsi.

Bahkan dua tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas lantaran mencoba kabur saat hendak di keler ke Mapolresta Solo.

Waka Polresta Solo, AKBP Andy Rifai, Senin (11/9/2017) dalam gelar tersangka mengatakan, selama ini sasaran curat para tersangka adalah restoran dan rumah makan. Mereka berpura-pura sebagai tamu atau pengunjung dan masing-masing punya peran berbeda-beda di tiap aksinya.

"Dari pengakuan para tersangka, mereka telah melakukan pencurian di beberapa tempat yang berbeda dengan sasaran rumah makan atau resto," jelasnya

Ada yang mengalihkan perhatian korban maupun berpura-pura menjadi tamu rumah makan, ada juga yang berperan mengambil barang, hingga memastikan lokasi aman.

"Para tersangka merupakan pelaku kejahatan lintas provinsi, tertangkap pada, Minggu (10/9 2017) sekira pukul 04.00 WIB subuh, di Hotel Surya Andresa Penggung, Kabupaten Klaten," terang Andy dalam rilisnya didampingi Kasat Reskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi.

Menurut Andy, wilayah yang pernah di jadikan sasaran para tersangka ini adalah Semarang, Magelang, Yogyakarta, Jakarta, Bali, Solo dan beberapa kota lainnya.

Adapun ke enam tersangka tersebut adalah, Jimmy Harpani (38) warga Gumawang RT 002/RW 00, Kecamatan Belitang, Kabupaten Oku Timur, Sumsel; Aan Saputra (37) warga Jalan Munggang No 013, RT 003/RW 004, Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Kota Jakarta Timur; Jhon Hanes Andersen (41) warga Jalan Karya Bakti, RT 002/RW 008, Kelurahan Parung Serap, Kecamatan Cileduk, Tangerang.

Lalu Apriyadi (35) warga Oku Timur, Sumatera Selatan; Efendi (42) warga Dusun II Tugu Agung, RT 002, Kelurahan Tugu Agung, Kecamatan Lempung, Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Ari Arbai (16) warga Jalan Pasar Barat, RT 003 Kelurahan Martapura, Kecamatan Baturaja, Kabupaten Oku Timurara

Selain menangkap para tersangka, petugas juga menyita barang bukti diantaranya, 1 baju batik warna biru, 1 kaos warna kuning, 1 baju lengan panjang warna putih, 1 pasang sepatu anak warna cokelat dan tas punggung, 1 telepon genggam, 1 kaos lengan pendek warna cokelat dan uang dollar.

Melihat kiprah kejahatan yang dilakukan, maka sesuai undang-undang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman kurungan tujuh tahun penjara. (Sapto/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya