Rekomendasi

Habiskan Dana Banyak, Komisi B: Tata Ulang Pujasera

Senin, 11 September 2017 : 21.42
KARANGANYAR - Komisi B DPRD Karanganyar, mendesak Pemerintah kabupaten (Pemkab) Karanganyar segera memfungsikan Pusat jajan serba ada (Pujasera) yang berada di kompleks perkantoran cangakan, serta kios herbal yang berada di seputaran alun-alun.

Kedua bangunan yang menghabiskan anggaran yang tidak sedikit ini, nyaris tidak berfungsi. Dari beberapa toko yang ada, hanya sebagian yang terisi. Para pedagang enggan berdagang, karena sepi dan kurangnya promosi dari Pemkab.

Hal tersebut diungkapkan wakil ketua Komisi B DPRD Karanganyar, Darwanto, usai rapat paripurna, Senin (11/9/2017). Menurut Darwanto, awalnya kedua bangunan ini diharapkan menjadi salah satu pusat kuliner dan toko herbal, sebagai salah satu sumber pendapatan daerah.

Namun tidak terwujud, pasalnya, menurut Darwanto, keduanya justru sepi pengunjung. “Segera difungsikan dan dioptimalkan penggunannya. Pemkab juga harus membantu mempromosikan kedua lokasi kuliner ini, sehingga diminati masyarakat,” ujarnya, Senin (11/09/2017).

Terpisah, kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerj Koperasi dan UKM (Disdagnakerkop UKM), Waluyo Dwi Basuki, mengaku akan segera melakukan penataan ulang terhadap Pujasera dan kios herbal.

Selain melakukan penataan ulang, pihaknya juga akan memasang sejumlah lampu di beberapa titik untuk menarik perhatian.

“Kita menyadari memang Pujasera sepi. Kita akan melakukan penataan ulang. Kita juga akan memberikan peringatan kepda para pemilik kios yang tidak buka. Jika memang sudah tidak niat berjualan, kios akan kami ambil alih,” tegasnya.

Demikian halnya dengan kiso jamu dan herbal yang ada di seputaran alun-alun. Dijelaskannya, dari hasil komunikasi dengan bagian pemerintahan dan Dinas Pariwisata, juga akan dilakukan penataan.

Berdasarkan pantauan hariankota.com, kedua lokasi ini, jika malam hari, sering dimanfaatkan untuk pacaran. Pasalnya, selain tidak ada pedagang, juga sangat minim penerangan. Baik aparat kepolisian maupun Satpol PP kerap melakukan razia di dua titik ini. (Isw/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya