Rekomendasi

Kerap Banjir, Warga Desak Bupati Prioritaskan Pembenahan Daerah

Selasa, 05 September 2017 : 22.12
NIAS - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara menyebabkan beberapa lokasi terendam air. Bahkan ketinggian air akibat meluapnya sungai Ehou mencapai 1,5 meter.

Praktis, aktifitas warga masyarakat sempat terganggu. Sebab, luapan air sungai Ehou tak hanya merendam beberapa ruas jalan saja. Namun, luapan air pun masuk ke dalam perkantoran dan rumah penduduk.

Melihat kondisi itu, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Strategi Kabupaten Nias Utara, Juni Elias Zega kepada hariankota.com menyesalkan kurangnya perhatian dari pemerintah setempat.

"Ibu kota Kabupaten Nias Utara Lumpuh total, Akibat hujan beberapa hari ini, sehingga sungai Ehau meluap kurang lebih 1,5 meter diatas jalan,” papar Zega saat ditemui hariankota.com, Selasa (5/9/2017).

Zega berharap, pemerintah Kabupaten Nias Utara mengfokuskan alokasi anggaran untuk melakukan pembenahan daerah. Langkah ini dilakukan agar tak ada lagi hujan bila hujan deras terus mengguyur setiap harinya.

“Pemerintah diharapkan Fokuskan anggaran untuk membenahi Ibukota Pemerintah Kabupaten Nias Utara, karena kecamatan Lotu itu adalah Ibukota Kabupaten Nias Utara,” tegasnya.

Kondisi terputusnya akses jalan dikarenakan luapan sungai Ehou, inipun dikeluhkan salah satu warga Arnius Lase. Menurut Arnius, dirinya merasa kesulitan bila luapan sungai Ehou menutupi ruas jalan menuju Lahewa Timur hingga kecamatan Lahewa.

“Terus terang saya sering susah untuk beraktifitas. Bagaimana mau beraktifitas kalau jalan tergenang air karena luapan sungai," ungkapnya kesal.

Sementara itu, saat hariankota.com hendak konfirmasi pada Bupati Nias Utara, M. Ingati Nazara, telepon selulernya tidak aktif. Bahkan saat hariankota.com mengirimkan pesan singkat elektronik pada M. Ingati, tak ada balasan.

Sedangkan Wakil Bupati Haogosokhi Hulu, beralasan bila dirinya tengah berada diluar daerah.

Pantauan hariankota.com, kondisi air di sungai mulai dari Kecamatan sitolu ori hingga ke Kabupaten Nias Utara masih terlihat meluap. Kondisi terparah terlihat di Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara. (Fesianus Ndraha/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya