Rekomendasi

Kerap Bikin Ulah, Preman Kampung Tewas Dikeroyok Massa

Senin, 11 September 2017 : 23.04
SOLO - Nasib naas menimpa Sardi, warga Joyotakan RT 04/RW 03, Joyotakan, Serengan, Solo, Jawa Tengah, tewas karena dikeroyok warga. Informasi dihimpun hariankota.com, kejadian pengeroyokan ini dilakukan karena warga kesal melihat ulah Sardi yang dikenal warga sebagai preman kampung ini.

Sebelum pengeroyokan ini terjadi, Sardi mengendarai motor dengan kecepatan tinggi melintas di gang kampung dalam keadaan mabuk.

Melihat kejadian itu, ada warga bermaksud mengingatkan Sardi, namun yang bersangkutan justru memarahi warga. melihat kondisi itu, Ketua Rt setempat bermaksud untuk mendamaikannya. Ini dilakukan agar tak berkepanjangan. Namun hal itu sia-sia.

Kapolsek Serengan, Kompol Giyono mengemukakan keesokan harinya, Kamis (7/9/2017) sekira pukul 05.00 WIB, Sardi pulang ke rumah. Akan tetapi sebelum tiba dirumah, tambah Kapolsek, Sardi mampir ke rumah Ketua RT dan bermaksud menemui warga untuk meminta maaf.

Namun niat itu belum kesampaian, Sardi di tengah perjalanan bertemu para pelaku, Riswanto (32), Ishak Yulianto (27), Sunoto (36), Rudi Romadhon (18) dan AE (16). Hingga akhirnya terjadi aksi pengeroyokan.

"Pengeroyokan itu terjadi karena warga kesal terhadap Sardi yang sudah beberapa kali diperingatkan, namun yang bersangkutan tidak pernah menghiraukan," papar Giyono pada wartawan, Senin (11/7/2017).

Menurut Giyono, pengeroyokan itu terjadi di Kelurahan Joyotakan. Sardi sempat dilarikan kerumah sakit Kustati, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah. Tapi karena luka cukup parah, akhirnya Sardi menghembuskan nafas terakhir.

"Sardi menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit. Para pelaku pengeroyokan telah kita amankan untuk diperiksa," pungkasnya. (mg1/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya