Rekomendasi

Keren! Satnarkoba Polres Karanganyar Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Koplo

Jumat, 01 September 2017 : 19.50
KARANGANYAR - Sat Narkoba Polres Karanganyar Polda Jawa Tengah menangkap pengedar berbagai jenis obat yang masuk kategori daftar G berbagai jenis dari Abdul Latif alias Gosong, warga kecamatan Mojogedang.

Terungkapnya kasus ini berawal dari adanya laporan dari masyarakat bahwa rumah Abdul Latif, sering didatangi oleh anak muda yang membeli pil koplo ini. Mendapat laporan tersebut petugas dari Sat Narkoba Polres Karanganyar, melakukan pengecekan adanya laporan dari warga tersebut.

Setelah diadakan penyelidikan ternyata benar sehingga anggota Satres Narkoba Karanganyar langsung melakukan penangkapan terhadap Abdul Latif untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil penangkapan, petugas mengamankan barang bukti berupa 3.326 butir pil Trihexyphenadyl, 485 butir tromodhol, 165 butir thomodhol kapsul, 128 butir tablet hexymer, serta berbagai jenis obat lain dengan jumlah total sebanyak 4.676 butir, serta uang tunai Rp 125.000.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak melalui Wakapolres Kompol Prawoko, kepada para wartawan mengatakan, awalnya Sat Narkoba mengamankan salah satu pembeli.

Setelah dilakukan pemeriksaan, obat terlarang tersebut dia peroleh dari Abdul Latif. Petugas langsung melakaukan penangkapan di rumahnya serta mengamankan ribuan butir obat-obatan siap edar ini.

"Sat narkoba mengamankan Abdul Latif di rumahnya berikut ribuan barang bukti berupa obat-obatan yang sia diedarkan," kata Wakapolres, Kamis (31/8/2017).

Abdul Latif yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini, dijerat dengan pasal 62 UU No 5 Tahun 1997 tentang psikotropika dan atau pasal 196, subsider pasal 198 UU No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

Kepada wartawan, Abdul Latif mengaku membeli ribuan pil ini melalui pemesanan online seharga Rp 5 juta, serta menjual kepada para konsumennya seharga Rp 30.000 per kaplet.

"Saya pesan lewat online. Saya menjualnya kepada kalangan anak muda," akunya. (Isw/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya