Rekomendasi

Mantap! 60 Kota di Indonesia Gelorakan Cinta Produk Dalam Negeri

Rabu, 06 September 2017 : 18.45
KARANGANYAR - Indonesian Islamic Bussines Forum (IIBF) merasa prihatin dengan kondisi perekonomian saat ini. Sejumlah produk perekonomian dikuasai oleh asing. Untuk itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk mencintai produk Indonesia.

Hal tersebut dikatakan direktur IIBF, Heppy Trenggono, dalam silaturrahmi nasional (Silatnas) IIBF yang digelar di salah satu hotel di Tawangmangu, Rabu (6/9/2017).

Menurutnya, saatnya Indonesia bangkit dengan terus menggalakkan masyarakat untuk membeli produk dalam negeri, artinya membeli Indonesia.

Dijelaskannya, konsep ini bukan untuk memasarkan sebuah produk, melainkan untuk membangun kesadaran masyarakat untuk membela bangsanya sendiri dan menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar dengan kemandirian ekonominya.

"Gerakan beli Indonesia bukan konsep bisnis, melainkan untuk membangun sebuah kesadaran untuk membela bangsanya sendiri," kata happy Trenggono.

Gerakan ini, lanjutnya, untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat agar lebih mencintai produk dalam negeri. Ini memang tidak mudah, karena saat ini, Indonesia sudah dibanjiri produk luar. Karena itu kita perlu melibatkan banyak pihak.

"Ini soal mental. Siapa lagi yang akan mencinta produk Indonesia kalau bukan kita. Indonesia bangsa yang hebat. Kita bisa membuat pesawat, kenapa mesti ragu dengan produk Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, dalam Silatnas yang digelar selama tiga hari tersebut, diikuti lebih dari 600 peserta dari 60 kota di Indonesia. Silatnas tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, seperti mantan ketua DPR RI, Marzuki Ali serta pengamat ekonomi riawan Amin. (Isw/martin)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya