Rekomendasi

Mantap! Berkat Dana Desa, Jalan Objek Wisata Air Terjun Sigala-gala di Mandailing Sudah Dibangun

Selasa, 05 September 2017 : 20.35
PANYABUNGAN - Akses menuju objek wisata air terjun Sigala-gala yang berlokasi di Desa Pagaran Sigala-gala, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara kini dibangun dengan Anggaran Dana Desa 2017.

Air Terjun Sigala-gala yang berada di Desa Pagaran Sigala-gala sungguh indah buat tempat berwisata, air terjun yang berketinggian 40 meter ini sangatlah memanjakan mata yang melihatnya.

Selain air terjun yang indah, disekelilingnya masih diselimuti hutan yang masih alami seolah tanpa sentuhan tangan manusia.

"Kita sudah kembali melanjutkan pembangunan jalan (Rabat Beton) menuju tempat Objek wisata air terjun sigala-gala dengan menggunakan Dana Desa 2017," ujar Kepala Desa Pagaran Sigala-gala, Ahmad Sadat Lubis (Sadat), kepada hariankota.com, Selasa (5/9/2017)

Menurut Sadat, Pembangunan jalan ke Objek Wisata Sigala-Gala bertujuan untuk pengembangan infrastruktur ke lokasi wisata tersebut, sehingga akan lebih mudah dijangkau oleh para pengunjung.

"Jarak dari desa ke lokasi air terjun sekitar 1,3 km, sampai saat ini jalan yang terealisasi sudah sepanjang 700 meter, untuk tahun 2017 ini kita akan bangun sepanjang 1 kilometer," terangnya.

Sadat selaku Kepala Desa juga putra daerah merasa tergugah ingin memajukan desa kelahirannya, dimana sarana dan prasarana ke Air Terjun Sigala-gala agar segera rampung, kedepan setelah selesai jalannya, wacana mereka di Desa akan berlanjut ketahap berikutnya

"Selain jalan, kita di desa juga sudah sepakat dan berencana akan membangun jembatan gantung dan tangga berhubung banyak medan terjal dan curam, sehingga akan semakin memudahkan pengunjung mencapai lokasi, setelah rampung, nantinya bisa dijadikan Bumdes," Papar Sadat.

Memang pengunjung sampuran Air Terjun Sigala-gala sekitar 500 sampai 700 orang perminggu, jadi dirinya setelah nanti keluar peraturan desa tentang pariwisata maka retribusi, parkir dan kebersihan, akan dilakukan.

Harap Sadat, selain membuka lapangan kerja buat masyarakatnya, seperti tukang parkir, petugas kebersihan, keamanan dan berjualan dilokasi wisata sampuran (air terjun) tersebut, juga akan menjadi pendapatan Desa

"Apabila kita menetapkan berupa uang masuk (karcis), misalnya Rp 10. 000,-/orang, dengan angka pengunjung mencapai 500 -700 orang/minggu, maka bila dihitung, dalam seminggu, desa sudah memperoleh masukan sebesar Rp 5 juta sampai Rp 7 juta /minggu," harap Sadat.

Terpisah, Mustofa Lubis (Mustofah) (25) warga Pagaran Sigala-gala menambahkan, bahwa dirinya sangat mendukung program Desa ini, karena apabila itu terealisasi akan sangat mendongkrak minat para pengunjung ke lokasi wisata air terjun Sigala-gala.

Sehingga menjadi sebuah keuntungan buat masyarakat Desa Pagaran Sigala-gala, dimana akan membuka lapangan kerja buat warga, juga membuat Objek wisata tersebut semakin difavoritkan orang, baik wisatawan lokal maupun luar daerah.

"Selain menambah lowongan kerja wisata di desa kami juga akan mudah lah di kunjungi para pewisata," kata Mustofah

Seperti pantauan Hariankota.com di lapangan, pembangunan jalan menuju lokasi wisata air terjun Sigala-gala ini sudah rampung sekitar 700 meter, dengan kondisi jalan yang menanjak dan menurun, tebing yang curam, serta tekstur tanah yang basah adalah salah satu faktor yang menyebabkan akses ke lokasi wisata menjadi kendala bagi pengunjung lokasi tersebut.

Jadi setelah dibangunnya jalan itu, maka medan menuju wisata tersebut sudah mulai ringan dan lebih nyaman. (syah/rahayu)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya