Rekomendasi

Mantap! Dalam 20 Hari Operasi Jaran, 9 Alap-Alap Ranmor di Gulung Polisi

Senin, 04 September 2017 : 20.54
SUKOHARJO - Selama 20 hari pelaksanaan Operasi Jaran 2017, yang dimulai sejak 27 Juli hingga 15 Agustus, jajaran Polres Sukoharjo berhasil mengungkap 7 kasus tindak pencurian kendaraan motor dengan menangkap 9 tersangka pelaku

Dalam gelar tersangka, Senin (4/9/2017), Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi mengungkapkan, dari 7 kasus yang diungkap, 3 diantaranya merupakan target operasi (TO) dengan 5 tersangka sedangkan 4 tersangka lainnya diluar target.

Dari penangkapan tersebut, juga diperoleh barang bukti hasl kejahatan berupa 6 kendaraan bermotor hasil curian. Menurut Kapolres, penangkapan 9 tersangka berawal dari tertangkapnya salah satu tersangka berinisial WM (29) yang menjadi target operasi.

Dari keterangan yang bersangkutan kemudian di kembangkan hingga dalam waktu 20 hari berhasil menangkap kesemua pelaku.

"Semula kita ungkap yang menjadi target operasi sebanyak 3 kasus dengan 5 tersangka, salah satunya WM (29). Kemudian kita kembangkan ke sejumlah kasus serupa, dan akhirnya 4 kasus lain yang merupakan non target operasi berhasil diungkap juga," terang Kapopres.

Lokasi pencurian dari 9 tersangka yang ditangkap di sebutkan Kapolres masih berada di wilayah hukum Polres Sukoharjo. Dari keterangan para tersangka modus operasinya adalah memanfaatkan kelengahan dari pemilik motor.

"Untuk semua tindakan pencurian berada di wilayah Sukoharjo. Ada berbagai modus yang dilakukan oleh para tersangka mulai dengan mudah menggunakan kunci palsu, menerobos masuk ke rumah lantas mengambil motor. Semua dilakukan dengan memanfaatkan kelengahan dari pemilik motor," ujar Iwan.

Kapolres pun mengingatkan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada dalam memarkir kendaraan bermotornya. Tak hanya ditempat umum, tetapi parkir di dalam rumah juga harus dalam posisi yang mudah untuk diawasi.

"Kita harapkan kepada pemilik motor agar lebih hati hati dalam memarkir kendaraannya. Harus berada dilokasi yang mudah untuk dilihat dan selalu mengunci ganda kendaraan bermotornya," imbuhnya

Adapun barang bukti kendaraan bermotor yang berhasil diamankan adalah Honda Vario 125 warna putih nopol AD 2709 UO keluaran tahun 2015, Honda tahun 2010 hitam nopol AD 2756 ST, Honda Beat AD 4989 ZZ, Honda Supra 125 warna hitam tahun 2009 nopol AD 2602 WB, Honda Revo hitam AD-2993-HT, Honda Beat nopol AD 4845 EO, Honda Scopy 2014 warna merah nopol AD-3378-PO.

"Kepada para tersangka dikenakan pasal 363 dan 372 KHUP. Dan kasus ini sudah kita serahkan kepada kejaksaan," pungkas Kapolres. (Sapto/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya