Rekomendasi

Sita BB Curanmor, Kapolres Persilahkan Warga Yang Kehilangan Cek ke Mapolres

Selasa, 05 September 2017 : 20.49
SUKOHARJO - Setelah berhasil menangkap 9 pelaku kejahatan curanmor serta mengamankan 6 unit sepeda motor barang bukti hasil kejahatan. Polres Sukoharjo mempersilahkan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban kehilangan sepeda motor untuk datang mengecek kesesuaian surat-surat yang dimiliki dengan barang bukti di Mapolres Sukoharjo.

Hal itu disampaikan Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, Senin (4/9/2017) lalu. Saat ini 6 unit sepeda motor hasil kejahatan sudah diamankan di Mapolres Sukoharjo. Hanya saja untuk pengambilan masih harus menunggu selesainya proses persidangan di pengadilan.

"Nanti akan kami umumkan pada masyarakat, barang siapa dari 6 kendaraan ini merasa ada yang memiliki, tentunya dibuktikan dengan kesesuaian surat-surat kepemilikan, maka setelah proses persidangan dipersilahkan untuk diambil," katanya

Seperti diketahui, setelah menggelar Operasi Jaran 2017 selama 20 hari dari akhir Juli hingga pertengahan Agustus, Polres Sukoharjo berhasil menggulung 9 tersangka pelaku sindikat curanmor, dimana 5 diantaranya merupakan target operasi.

Adapun para tersangka pelaku adalah, WM (32) warga Joho Baru RT 02/RW 09 Desa Joho, Kecamatan Sukoharjo, Sukoharjo; RS (31) warga Dukuh Wonoharjo RT 06/RW 08 Desa Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang; MAR (19) warga Dukuh Tegalrejo RT 04/ RW 04, Kelurahan Kartasura, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo.

OY (19) warga Pucangan RT 03/RW 13 Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo; AWS (25) warga Sampangan RT 02/RW 22 Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo; TN (31) warga Kampung Dadap Sari, Kelurahan Sangkrah, Kota Solo; DY (35) warga Dukuh Bacem RT 05/RW 05 Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.

LS (41) warga Dukuh Kadilanggu RT 02/RW 01 Desa Kadilanggu, Kecamatan Baki, Sukoharjo dan terakhir SM warga perumahan Turen Asri Blok E 8 Desa Pandeyan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.

Dari perkara tersebut, untuk tersangka WM selain dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman kurungan maksimal 5 tahun, dia bersama tersangka RS juga dikenai pasal 372 dan 378 tentang penggelapan dan penipuan dengan maksimal hukuman maksimal meringkuk 4 tahun dalam penjara.

"Untuk yang sudah P 21 kasusnya sudah kami limpahkan ke pengadilan, sementara yang lain masih proses sembari pengembangan kasus," pungkas Kapolsek. (Sapto/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya