Rekomendasi

Spesialis Minimarket Digulung Polisi: Doorr, Satu Pelaku Meregang Nyawa

Sabtu, 02 September 2017 : 15.55
SRAGEN - Sepak terjang kawanan sindikat perampokan toko swalayan lintas provinsi terhenti saat tim Khusus Anti Bandit (TEKAB) bentukan Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman menggulung komplotan ini, Sabtu (2/9/2017) sekitar pukul 01.30 diihari.

Ketika kawanan ini akan beraksi di minimarket Alfamart di wilayah Klentang, Kecamatan Gemolong.

Informasi yang dihimpun hariankota.com, satu dari empat pelaku meregang nyawa, karena melawan aparat yang telah memberikan tembakan peringatan. Satu pelaku juga mengalami luka terserempet peluru, sedang dua lainnya diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pelaku yang tertembak mati tersebut berinisial S alias L, warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang diduga sebagai otak perampokan. Sedangkan tiga rekannya masing-masing berinisial M asal Tangerang dan KB serta MN, keduanya berasal dari Banyumas.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman mengatakan, tertangkapnya kawanan perampok lintas provinsi ini bermula ketika TEKAB polres dan Polsek Gemolong sedang melakukan patroli.

Saat itu, tim curiga melihat sebuah mobil sedang parkir di depan Alfamart Klentang. Karena curiga, tim melakukan pemantauan tidak jauh dari Alfamart. Dari hasil pemantauan dari dalam mobil, keluar empat orang dengan membawa senjata linggis dan senjata tajam lain.

"Aggota sempat memberikan tembakan peringatan, namun tidak di indahkan pelaku, bahkan L alias S yang saat itu masih berada di dalam mobil mencoba menabrakkan petugas. Anggota saya langsung mengambil tindakan tegas dengan menembak bagian kaca mobil, menembus salah satu pelaku dan meninggal," terang kapolres, Sabtu (2/9/2017) pagi.

Jasad otak perampok langsung dibawa ke RSUI Yakssi Gemolong. Sedangkan tiga tersangka lainnya berikut barang bukti, langsung diamankan di Polres untuk proses hukum lebih lanjut.

"Dari hasil pengembangan, sindikat perampok sadis ini telah beraksi di berbagai daerah, tiga diantaranya dilakukan di Sragen dan satu di Temanggung. Kita akan terus dalami dan kembangkan untuk mengungkap jariang mereka," tegas Kapolres. (Isw/akbar)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya