Rekomendasi

Tiga Fraksi Soroti Sikap RSUD Karanganyar Nomor Duakan Pasien BPJS

Senin, 11 September 2017 : 21.33
KARANGANYAR - Tiga fraksi di DPRD, menyoroti pelayanan RSUD Karanganyar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam rapat paripurna tanggapan fraksi terhadap Raperda perubahan APBD, tahun 2017.

Tiga fraksi tersebut, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Gerindra Amanat dan Fraksi Partai Golkar.

Tri Haryadi, juru bicara sekaligus ketua  FPD mengatakan, selama ini masyarakat telah membayar iuran BPJS, namun ketika akan melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD, justru tidak mendapatkan pelayanan yang baik.

Menurut Tri, RSUD Karanganyar, justru mengutamakan pelayanan terhadap non BPJS.

“Kami minta bupati segera mengambil tindakan tegas terhadap managemen rumah sakit dan jangan mengabaikan pasien BPJS,” tegasnya dalam rapat paripurna, Senin (11/9/2017).

Hal yang sama diungkapkan Fraksi Gerindra Amanat. Juru bicara Fraksi Gerindra Amanat, Wagiyo menilai, selain menomorduakan pasien BPJS, perlakuan karyawan dalam melayani masyarakat tidak ramah serta lamban dalam menangani pasien.

“Perlu ada tindakan konkrit dari bupati, sehingga pelayanan RSU terhadap masyarakat semakin baik,” ujarnya.

Baca juga:  Respon Kasus Bayi Debora, Menkes Bentuk Tim Investigasi

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo mengatakan, segera melakukan pertemuan dengan managemen rumah sakit untuk mengatasi keluhan masyarakat ini.

Menurut Cucuk, pada prinsipnya RSUD lebih memprioritaskan kebutuhan pasien dan tidak melakukan diskriminasi.

“Kita akan lakukan perbaikan. Apalagi, saat ini RSUD sedang melakukan persiapan akreditasi, dimana salah satu poin yang dinilai adalah soal pelayanan. Secepatnya kita lakukan perubahan,” katanya.

Sementara itu, tiga fraksi lain, yakni FPKS, FPDIP dan FPKB, lebih menyoroti soal penyerapan anggaran tahun 2017 yang masih rendah. (Isw/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya