Rekomendasi

Tol Jombang-Mojokerto Sepanjang 14 KM Beroperasi Bertahap

Minggu, 10 September 2017 : 22.35
JOMBANG - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan beroperasinya secara penuh jalan tol Jombang-Mojokerto yang dikelola oleh PT Marga Harjaya Infrastruktur (ASTRA Infra Toll Road Jombang-Mojokerto).

Pengoperasian ruas jalan tol Jombang – Mojokerto dilakukan secara bertahap. Seksi 1 sepanjang 14,7 km beroperasi pada Oktober 2014, menyusul seksi 3 sepanjang 5 km yang beroperasi pada November 2016.

Seksi 2 sepanjang 19,9 km dan 4 sepanjang 0,9 km akan beroperasi pada bulan September 2017.

Secara keseluruhan, ruas tol Jombang-Mojokerto memiliki 4 gerbang tol, yakni gerbang tol Jombang (di Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa Timur), gerbang tol Bandar (di Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang), gerbang tol Mojokerto Barat (di Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Mojokerto, Jawa Timur) dan gerbang tol Mojokerto (di Desa Penompo, Kecamatan Gedeg, Mojokerto).

Pembangunan tol ini menggunakan metode pembangunan yang ramah lingkungan. Pada konstruksi Jembatan Brantas menggunakan metode Balanced Cantilever yang berarti konstruksi tersebut dapat mengurangi jumlah pilar jembatan di tengah sungai, sehingga luasan penampang basah Sungai Brantas tidak terganggu.

Jalan tol ini dilengkapi dengan pemasangan wire rope di median jalan tol untuk menambah faktor keselamatan pengguna kendaraan. Berbeda dengan guardrail atau concrete barrier yang lebih concern pada faktor penahan benturan, wire rope tidak hanya menahan, tetapi mengurangi dampak benturan.

"Untuk meningkatkan kenyamanan, jalan tol Jombang – Mojokerto juga dilengkapi dengan fasilitas 4 rest area yang berada di km 679 dan km 695 untuk istirahat dan beribadah," ujar Presiden Direktur PT MHI, Wiwiek D. Santoso, Minggu (10/9/2017).

Bagi pengguna jalan tol yang membutuhkan informasi dan bantuan, atau mengalami hambatan di sepanjang ruas jalan tol Jombang – Mojokerto dapat menghubungi call center di (0321) 888123.

Di samping itu, tersedia fasilitas pelayanan yang siap siaga 24 jam, yaitu 3 unit layanan jalan tol, 4 unit derek, 2 unit ambulance dan 1 unit rescue.

Melewati 35 desa di Kabupaten Jombang dan Mojokerto, keberadaan ruas jalan tol ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar tol.

ASTRA Infra Toll Road Jombang-Mojokerto merupakan pemegang konsesi ruas tol Jombang-Mojokerto yang sepenuhnya dimiliki oleh PT Astratel Nusantara (ASTRA Infra).

ASTRA Infra, yang merupakan perusahaan infrastruktur milik PT Astra International Tbk menargetkan kepemilikan tol sepanjang 500 km pada 2020.

Hingga September 2017, Astra memiliki jalan tol sepanjang 353 km yang terdiri dari tol Tangerang – Merak, Kunciran – Serpong, Jombang – Mojokerto, Semarang-Solo, Serpong – Balaraja, dan Cikopo-Palimanan. (vin/martin)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya