Rekomendasi

Tragis! Tak Tahan Terhadap Penyakit Diderita, Pemilik Optik Ili yang Hendak Nikahkan Anaknya Nekat Bunuh Diri

Minggu, 10 September 2017 : 23.19
SOLO - Pemilik optik terkenal di Kota Solo, Jawa Tengah nekat mengakhiri hidupnya dengan cara yang cukup tragis.

Pemilik optik Ili diketahui bernama, Bambang Sugiarto (60) warga Kampung Timuran RT 05/RW 04, Timuran, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah ini nekat loncat ke perlintasan kereta saat kereta api Logawa melaju dipintu perlintasan Pasar Nongko, Mangkubumen, Solo, Jawa Tengah.

Informasi yang berhasil dihimpun hariankota.com, Bambang nekat mengakhiri hidupnya karena sudah tak kuat menanggung penyakit yang tak kunjung sembuh. Kapolsek Banjarsari, Kompol I Komang Sarjana mengatakan, kejadian aksi bunuh diri itu sendiri pada, Minggu (10/9/2017) sekira pukul 09.57 WIB.

”Lantaran tidak kunjung sembuh hingga stress, korban nekat bunuh diri,” terang I Komang Sarjana pada wartawan. Hanya saja, Komang tak menjelaskan apa penyakit yang diderita Bambang, hingga membuat pria itu nekat mengakhiri hidupnya.

Padahal, ungkap Komang, dalam waktu dekat, Bambang akan menikahkan anaknya dalam waktu dekat, yakni akad nikah akan dilangsungkan pada hari Senin, 18 September di Metrodanan, Pasar Kliwon, Solo.

Adapun resepsi pernikahan digelar pada hari yang sama di Gedung Grha Wisata Niaga, Sriwedari, Jalan Slamet Riyadi. ”Rencana tersebut saya ketahui setelah surat ulem telah diedarkan,” jelasnya

Kronologis itu terjadi saat KA Logawa melaju dari Purwokerto dengan kecepatan tinggi menuju ke Stasiun Balapan. Mendadak, korban merengsek masuk diantara rel KA di dekat pintu perlintasan Pasar Nongko.

KA yang tidak dapat berhenti mendadak lalu menyambar tubuh Bambang Sugiarto hingga mengalami luka serius, khususnya di bagian perut ke atas.

Kejadian tragis tersebut sempat diketahui sejumlah saksi yang berusaha mencegah korban agar tidak bunuh diri. Akan tetapi kenekatan korban tidak dapat terhindarkan.

Selang beberapa lama, korban yang meninggal di lokasi kejadian, oleh petugas kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Moewardi untuk dilakukan visum ed repertum. (mg1/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya