Rekomendasi

Gunung Agung Erupsi, Warga di 16 Desa Mulai Diungsikan

Senin, 27 November 2017 : 09.09
KARANGASEM - Warga 16 desa di wilayah KRB diminta untuk mengungsi pasca Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Agung menjadi level IV (awas), Senin (27/11) pukul 06.00 Wita.

Kasubid Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) I Gede Suantika menjelaskan, statusnya dinaikkan ke awas, mengingat tingkat erupsi Gunung Agung terus meningkat dari fase freatik ke magmatik.

"Pasalnya fase letusan Gunung Aung terus mengalami peningkatan. Selain itu kepulan abu yang menerus, kadang disertai dengan erupsi effusif disertai suara dentuman lemah yang terdengar sampai jarak 12 kilimeter dari pos," jelasnya, Senin (27/11/2017).

Tanda-tanda itu dikhawatirkan bisa memicu letusan yang lebih besar lagi. Dengan dinaikkannya status ke level awas ini, pihaknya menghimbau masyarakat yang wilayahnya permukimannya berada di sekitar Gunung Agung dan pendakian ke Gunung agar tidak ada lagi aktivitas apapun.

"Wikayahnya (zona larangan) bertambah dari 6 menjadi 8 kilometer dan perluasan sektoral juga bertambah dari 7,5 kilometer menjadi 10 kilometer," tuturnya.

Desa yang sudah dipetakan masuk dalam masuk radius bahaya ini adalah Desa Ban, Desa Dukuh, Desa Baturinggit, Desa Sukadana, Desa Kubu, Desa Tulamban, Desa Datah, Desa Nawe Kerthi, Desa Pidpid, Desa Buana Giri, Desa Bebandem, Desa Jungutat, Desa Amerta Buana, Desa Sebudi, Desa Besakih dan Desa Pempatan.

"Warga yang berada di lokasi ini harus segera mengungsi," himbaunya. (Made Sugandha/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya