Rekomendasi

Peduli Kesehatan Korban Banjir, Perusahaan Ini Bagikan Jamu

Kamis, 30 November 2017 : 00.04
SUKOHARJO - Cuaca ekstrim berupa curah hujan tanpa henti di Sukoharjo tidak hanya berdampak banjir namun kondisi tersebut dikawatirkan juga berimbas pada kesehatan warga yang menjadi korban lantaran rumahnya tergenang air dan terpaksa mengungsi.

Bantuan logistik pun telah didistribusikan untuk meringankan beban derita warga. Tak hanya dari pemerintah daerah, beberapa elemen masyarakat dan perusahaan juga ikut peduli menyalurkan bantuan ke posko-posko pengungsian.

Salah satunya perusahaan produk herbal (jamu) asli daerah, PT. Air Mancur, Rabu (29/11/2017) juga mengirim bantuan diterimakan Camat Grogol, Bagas Windaryanto berupa produk penjaga stamina untuk dibagikan kepada warga korban banjir.

Brand Manager PT Air Mancur, Maria Astridina mengatakan, sebagai perusahaan yang tumbuh besar dari daerah, pihaknya berusaha turut serta membantu dan memberikan dukungan khususnya kepada korban banjir di Sukoharjo

"Hari ini kami membagikan beberapa produk herbal yang diharapkan bisa memberikan manfaat untuk menjaga kondisi para korban banjir. Salah satu produk yang kami bagikan adalah produk Tenangin yang berguna untuk menjaga kondisi tubuh dan mencegah masuk angin," jelasnya

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Suprapto, menjelaskan, update data terakhir banjir di Sukoharjo, terjadi di lima kecamatan, yakni, Weru, Sukoharjo, Polokarto, Mojolaban, dan Grogol.

“Desa yang dilanda banjir rata-rata merupakan desa yang selama ini menjadi langganan banjir,” katanya. Adapun desa terdampak banjir terbanyak ada di Kecamatan Weru, sebanyak sembilan desa.

Pemyebab banjir, selain luapan Sungai Bengawan Solo, ada yang disebabkan tanggul jebol di Desa Jatingarang dan Karangwuni, Kecamatan Weru.

Untuk sementara waktu guna menghindari jatuhnya korban, BPBD Sukoharjo menghimbau kepada warga berada ditempat pengungsian sambil menunggu perkembangan cuaca lebih lanjut. (Sapto Nugroho/dwi indah)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya