Rekomendasi

Polemik Dokter RSUD Karanganyar Terlambat, Komisi D Kecewa Pelayanan Belum Berubah

Jumat, 24 November 2017 : 20.09
Polemik Dokter RSUD Karanganyar Terlambat, Komisi D Kecewa Pelayanan Belum Berubah
KARANGANYAR - Keluhan soal perilaku indisipliner sejumlah dokter di RSUD Karanganyar, dinlai masih belum ada perubahan yang signifikan.

Dokter yang datang terlambat, masih saja terjadi. Padahal bupati Karanganyar, Juliyatmono, telah memerintahkan kepada managemen untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja para dokter.

"Kita masih saja menerima laporan jika dokter datang terlambat. Sekali lagi, kami minta kepada manageman untuk menegur dan memberikan sanksi bagi dokter maupun tenaga medis lainnya yang mengabaikan tugas dan tanggungjawabnya," kata ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani, Jumat (24/11/2017).

Endang Muryani menyayangkan manajemen yang seolah tak mengindahkan instruksi bupati untuk membenahi dan memperbaiki kinerja dokter yang nakal.

Padahal dalam beberapa kesempatan di hadapan Komisi D, Dirut sempat melontarkan komitmennya untuk memperbaiki kinerja dokter-dokter yang bermasalah dengan kedisiplinan. Jika memang tidak bisa dibina atau memperbaiki kinerjanya, manajemen diminta bisa mengeksekusi sesuai dengan ketentuan.

"Setiap organsasi itu kan pasti ada aturannya. Kalau memang sudah nggak bisa dibina ya dieksekusi atau diberi sanksi kan bisa. Kalau masih sama saja, dimana komitmen memperbaiki kualitas pelayanan. Faktanya keluhan soal layanan dan dokter juga masih banyak," tegasnya.

Sementara itu, bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam rapat paripurna penyampaian pendapat bupati atas pandangan fraksi DPRD terhadap Raperda APBD tahun 2018 mengatakan, penanganan masalah kedisiplinan tenaga para medis, bahwa managemen RSUD telah menerapkan ketentuan mengenai jam kerja dan kewajiban mengikuti apel pagi bagi pegawai managemen dan tenaga kesehatan yang masuk pagi, serta memberlakukan abnsensi elektronik.

"Managemen juga telah memberikan pembinaan berua teguran dan penerapan sanksi secara berjenjang sesuai dengan ketentuan peraturan tang berlaku," ujar bupati. (Iwan Iswanda/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya