Rekomendasi

Putusan MK Soal Aliran Kepercayaan: MUI Tidak Akan Keluarkan Fatwa

Selasa, 28 November 2017 : 18.02
KARANGANYAR - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah tidak akan mengeluarkan fatwa, terkait dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang penghayat aliran kepercayaan di UU adiministrasi kependudukan.

Hal tersebut dikatakan Fadholan Musyafa, Komisi Fatwa MUI Jawa Tengah, dalam acara silaturrahmi MUI kecamatan dan kabupaten yang berlangsung di salah satu hotel di Karanganyar, Selasa (28/11/2017).

Menurutnya, MUI akan mengayomi ummat Islam untuk melaksanakan kerukunan baik intern ummat beragama, antar ummat beragama, termasuk aliran kepercayaan. Untuk itu, lanjutnya, kepada apara ulama di daerah, agar tetap menjaga kondusifitas di wilayah masing-masing.

"Terkait putusan MK soal aliran kepercayaan, MUI Jawa Tengah tidak akan mengeluarkan fatwa apapun. Kami akan menemui MUI pusat untuk melakukan dialog. Selanjutnya akan bertemu presiden agar putusan MK tersebut ditunda," katanya, Selasa (28/11/2017).

Sementara itu,pembicara utama dalam silaturrahmi para ulama tersebut, Karo SDM Polda DIY Kombes Pol Nazirwan Adji Wibowo, mengatakan, putusan MK tersebut, jangan sampai membuat keresahan di masyarakat.

Untuk, mantan Kapolres Karanganyar ini meminta kepada seluruh ulama dan para da’i tetap memberikan pesan kedamaian di masyarakat.

Kombes Pol Nazirwan, mencontohkan, kerukunan antar ummat beragama di Karanganyar, sangat berbeda dengan daerah lain. Hal ini terlihat dari berbagai organisasi, baik Islam maupun non Islam,dapat hidup rukun.

Kabupaten Karanganyar, menurutnya, dapat dijadikan sebagai salah satu contoh kerukunan ummat beragama.

"Saya berharap, persatuan dan kesatuan serta kerukunan ummat beragama harus tetap dijaga dengan baik, meskipun ada perbedaan. Sampaikan pesan damai kepada ummat sehingga tidak mudah terprovokasi untuk melakukan tindakan destruktif," ujarnya. (Iwan Iswanda/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya