Rekomendasi

Ribuan Relawan Muhammadiyah Bakal Gelar Jambore Nasional di Malang

Senin, 27 November 2017 : 16.56
YOGYAKARTA - Pimpinan Pusat Muhammadiyah memiliki Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Lembaga kemanusiaan di Muhammadiyah ini telah mengambil peran dalam penangulangan bencana, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Ketua Divisi Pengurangan Resiko Bencana dan Kesiapsiagaan (PRBK) Muhammadiyah, Budi Santoso mengatakan, pradigma penanggulangan bencana bukan pada saat terjadi bencana saja, tapi juga upaya dalam mengurangi resiko bencana. Begitu juga pemulihan pasca bencana itu melanda.

"Perlu ada pergeseran paradigma relawan kebencanaan dalam penanggulanhan bencana, mengingat Indonesia merupakan negara yang rawan bencana," katanya dalam keterangan pers di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Senin (27/11/2017).

MDMC merealisasikan upaya pengurangan bencana itu melalui kegiatan Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah ke 2 di Malang, Jawa Timur. Kegiatan bertema 'merekat kebersamaan, meningkatkan ketangguhan' itu bakal berlangsung pada 30 November hingga 3 Desember 2017 nanti.

Sekira 2.000 relawan Muhammadiyah dari Sabang sampai Merauke akan mengikuti kegiatan itu.

Berbagai kegiatan yang digelar mulai dari seminar nasional kebencanaan, pameran lomba foto challage, geladi penanggulangan bencana, dan kelas pengutangan resiko bencana serta uji coba kompetensi relawan meliputi search and rescue, medis, cerdas cermat, hingga psikososial.

"Jambore nasional relawan muhammadiyah ke 2 di Malang itu sebagai upaya MDMC dalam pengurangan resiko bencana dengan meningkatkan kapasitas relawan dalam penangulangan bencana," katanya.

Wakil Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Rahmawati Husein menambahkan, ada sekira 53 rumah sakit di bawah PP Muhammadiyah yang juga terlibat dalam kegiatan sosial kemanusiaan ini.

Tak hanya mendatangkan dokter di berbagai rumah sakit dibawah PP Muhammadiyah, tapi juga tenaga medis lain seperti perawat hingga obat-obatan dalam misi kemanusiaan.

"Sudah lebih dari dua bulan tim MDMC melakukan pendampingan pada masyarakat yang terkena dampak meletusnya Gunung Agung di Bali. Kita koordinasi dengan pemerintah daerah saat mengirim tim ke lokasi bencana," katanya. (dab/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya