Rekomendasi

Sukoharjo Darurat Banjir, Begini Persiapan Tim Evakuasi

Rabu, 29 November 2017 : 16.06
SUKOHARJO - Banjir yang melanda di beberapa wilayah Kabupaten Sukoharjo akibat meluapnya sungai Bengawan Solo langsung disikapi intansi terkait dengan memberikan bantuan logistik. Selain itu, jika sewaktu-waktu terdapat korban, beberapa posko dan tim evakuasi menggunakan perahu karet juga disiagakan.

BPBD Sukoharjo dibantu relawan serta aparat TNI dan Polri telah digerakkan siaga penuh membantu evakuasi memindahkan warga ke pengungsian.

Komandan Kodim 0726/Sukoharjo Kolonel Inf Taufan Widiantoro, Rabu (29/11/2017) mengatakan, meski pihaknya bukan leading sektor namun jika menyangkut darurat kebencanaan seluruh anggotanya telah diminta turun langsung memberikan bantuan semaksimal mungkin.

"Semua Danramil sejak kemaren sudah siaga di pos masing-masing. Jika menyangkut kebencanaan, seluruh personil Kodim siaga penuh," terangnya. Sedikitnya dua perahu, tenda pengungsi dan beberapa pelampung telah siap digunakan.

Sementara Camat Grogol, Bagas Windaryanto mengungkapkan banjir yang menimpa wilayahnya yang paling parah berada di Dukuh Nusupan, Desa Kadokan.

"Seratusan warga hingga saat ini masih mengungsi. Salah satunya di Masjid An Nikmah Dukuh Nusupan RT 03/RW 05. Ada warga dua RT yang mengungsi, dari RT 03 dan 04," terangnya.

Menurut Camat, dua perkampungan tersebut mulai terendam sejak Selasa (28/11/2017) sekitar pukul 22.00 WIB kemaren. Ketinggian air yang menggenang sekira 30 cm.

"Untuk warga yang tidak bisa bertahan di rumah kita ungsikan agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Kami juga sudah memberikan sejumlah bantuan logistik berupa sembako seperti makanan, gula, teh, dan perlengkapan tidur seperti selimut," katanya.

Bagas menghimbau melalui seluruh perangkat desa supaya mengingatkan warganya agar berhati-hati. Sebab, diprediksi curah hujan intensitas tinggi dalam beberapa hari kedepan masih akan turun. (Sapto Nugroho/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya