Rekomendasi

Bank BPD DIY Gandeng Klub Olahraga Basket Berprestasi

Senin, 04 Desember 2017 : 20.46
YOGYAKARTA - 10 Tim akan berlaga pada kompetisi Liga Bola Basket Nasional Indonesia atau Indonesian Basketball League (IBL) 2017-2018 ini. Salah satu tim yang turut mengikuti kompetisi itu dari Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja.

Setiap tim akan bertemu masing-masing tiga kali dengan tim lain di satu divisi dan satu kali dengan setiap tim diluar divisi. IBL 2017-2018 ini akan dimulai awal Desember 2017 ini hingga Juli 2018 nanti.

"Kita dukung prestasi olahraga DIY ditingkat nasional demi mengangkat DIY di level nasional," kata Direktur BPD DIY Bambang Setiawan, Senin (4/12/2017). Selain itu, juga mengangkat brand awareness Bank BPD DIY.

Bank ini menjadi offical bank sebagai sponsor dalam tim yang sebelumnya bernama Bima Perkasa Jogja.

Presiden Klub Bima Perkasa Jogja, Edy Wibowo mengatakan baru sekira setahun pindah home base-nya dari Malang ke Yogyakarta. Sebelumnya, klub ini berdiri sejak tahun 1989 di Malang, dan baru 29 November 2016 lalu berhijrah ke Yogyakarta.

"Kita club baru berjalan dua tahun sehingga butuh sponsor untuk mendukung club untuk berbagai keperluan," katanya. Edy mengaku belum memiliki area latihan tetap selama ini. Namun, pihaknya bersama pelatih dan 15 pemain melakukan latihan rutin di beberapa tempat di lapangan basket.

"Untuk latihan yang standar internasional itu lantainya dari kayu, kita kalau latihan rutin di Sleman," katanya.

Dari 15 pemain, kata dia, terdapat dua pemain asing yang bergabung di clup ini. Pihaknya melakukan seleksi ketat terhadap pemain-pemain yang bergabung. Sebagian besar pemain justru berasal dari luar Yogyakarta.

"Kenapa banyak yang dari luar Yogya, karena kita melakukan seleksi dan yang melakukan pendaftaran justru banyak yang dari luar Yogya. Saya kira butuh dukungan semua pihak agar bibit calon pemain basket di Yogyakarta terus ditingkatkan," katanya.

Pihaknya juga berterimakasih pada Bank BPD DIY dan masyarakat Yogyakarta yang terus mensuport berbagai kegiatan yang dilakukan klup ini. Pihaknya mentargetkan dalam waktu dua hingga tiga tahun kedepan sudah memiliki Gedung Olahraga (GOR) sendiri yang sesuai standar internasional untuk basket.

Sementara sembilan tim lain yang berlaga diantaranya, Bank BJB Garuda Bandung, Pelita Jaya EMP, Satria Muda Pertamina, W88 News ASPAC, Pacufic Caesar Surabaya, Hangtuah Sumsel, NSH Jakarta, Siliwangi Bandung, dan Setya Wacana Salati. (dab/rahayu)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya