Rekomendasi

Bank BPD DIY Gelar Aksi Donor Darah Jelang Hari Jadi ke 56

Selasa, 05 Desember 2017 : 19.25
YOGYAKARTA - Aksi sosial donor darah digelar di pusat perbelanjaan modern, Jogja City Mall, Yogyakarta. Aksi itu digelar sebagai salah satu dari serangkaian kegiatan dalam memperingati hari jadi ke 56 Bank BPD DIY.

Sebagian besar jajaran managemen dan karyawan Bank BPD DIY menyumbang darah. Begitu juga masyarakat yang dengan suka rela mendonor darah yang kemudian dikelola oleh PMI Kota Yogyakarta.

Aksi donor darah ini dibuka oleh Direktur Pemasaran Bank BPD DIY Bambang Kuncoro ditandai penyerahan kartu donor kepada Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo. Dari Gusti Prabu, panggilan akrab GBPH H Prabukusumo, kemudian diserahkan kepada para pendonor darah.

''Mulai sekarang para pendonor darah kami berikan kartu donor, sehingga kapan dia mendonorkan darahnya bisa terus terpantau,'' kata Gusti Prabu sapaan akrab GBPH Prabukusumo, Selasa (5/12/2017).

Kartu donor darah tersebut, nantinya akan diberikan kepada para pendonor aktif sebagai pengganti kartu donor sebelumnya.

Tujuan, untuk meningkatkan kualitas layanan baik kepada pendonor dan penerima donor serta sebagai pengimplementasian Sistem Informasi Managemen Unit Donor Darah (Simmuda) yang telah diterapkan PMI se DIY.

Dengan diimplementasikannya Simmuda tersebut, maka proses pencatatan dan managemen data dilakukan secara digital dengan menggunakan barcode sebagai dasar pemanggilan dan identifikasi data pendonor. ''Inilah pentingnya kartu donor,'' jelas Gusti Prabu.

Sedangkan Bambang Kuncoro mengatakan, kegiatan donor darah melibatkan jajaran manajemen dan karyawan Bank BPD DIY serta masyarakat luas. Kegiatan ini, merupakan bentuk bakti sosial Bank BPD DIY kepada masyarakat. Darah yang didonorkan akan dikelola oleh UDD PMI se DIY.

''Kegiatan ini kami gelar setiap tahun, artinya setiap ulang tahun Bank BPD DIY selalu menggelar donor darah,'' katanya.

Pihaknya menargetkan sebanyak 800 kantong darah dalam aksi sosial ini. Kegiatan sosial iy digelar mulai pukul 08.30 hingga pukul 16.30 WIB. Hingga siang tasi sekira pukul 11.00, sudah ada lebih dari 450 pendaftar.

Sementara Abdullah Yahya dari Administrasi Umum PMI Kota Yogyakarta mengatakan ada 70 tenaga medis dan bagian administrasi yang dikerahkan dalam donor darah ini. Banyak tenaga medis itu sebagai bentuk layanan terbaik agar tidak mengecewakan pendonor.

"Kenapa banyak karena kita tidak ingin mengecewakan pendonor, masak orang mau donor kok antri lama, jangan sampai itu, harus kita prioritaskan, layanan juga cepat," jelasnya.

Dia menyampaikan pendonor cukup melakukan pendaftaran, kemudian dientri data bagi pendonor aktif kapan terakhir melakukan donor.

Kemudian, tim medis melakukan cek tensi serta HB bagi calon pendonor tidak boleh kurang dari 12. Bagi pendonor pemula tidak perlu entri data. Sementara pendonor aktif tidak diperbolehkan melakukan donor sebelum 60 hari dari donor terakhir.

"Kita siapkan 1000 kantong darah. Tidak semua pendaftar bisa langsung donor, kita cek kesehatannya, kalau misal HB-nya rendah dibawah 12 ya tidak boleh donor, kita sarankan mengkonsumsi makanan yang bisa menaikan HB," jelasnya.

Informasi yang diperoleh hariankota, dari 1.002 pendaftar, tidak semua bisa melakukan donor. Hingga penutupan kegiatan donor ini terdapat 739 kantong darah yang disumbangkan dalam aksi sosial ini. (dab/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya