Rekomendasi

Diprediksi, Banyak Proyek Yang Tidak Selesai Jelang Akhir Tahun, Kok Bisa?

Rabu, 06 Desember 2017 : 21.05
KARANGANYAR - Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2017, diprediksikan bakal banyak proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang belum selesai, mengingat waktu pelaksanaan pekerjaan yang hanya tersisa lebih kurang 30 hari kalender.

Hal ini merupakan preseden buruk bagi pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum untuk kepentingan masyarakat. Kondisi seperti ini hampir terjadi setiap tahun, tanpa ada solusi atau kebijakan dari pemerintah daerah.

Salah satu penyebabnya adalah lambatnya proses lelang setiap tahunnya, yang berimbas mepetnya waktu pelaksanaan sehingga rekanan tidak mampu menyiapkan pekerjaan sesuai schedule yang telah ditetapkan.

Dampak lain dari tidak selesainya pekerjaan di lapangan adalah rendahnya serapan APBD setiap tahunnya.

Anggota Komis C DPRD Karanganyar, Putut Hartanto mengatakan, dari dinas sendiri telah memberikan waktu yang cukup kepada rekanan untuk menyelesaikan proyek, namun pekerjaan molor karena factor cuaca serta suplay material yang terlambat.

Terkait dengan sejumllah pekerjaan yang baru dikerjakan sekitar awal bulan November 2017 lalu, Putut mengatakan, tetap hars diselesaikan sebelum akhir tahun. "Para rekanan menyatakan mampu untuk menyelesaikan. Dengan catatan, hasil pekerjaan tidak asal-asalan. Jika tidak selesai, ini menjadi catatan," ujarnya.

Hal senada dikatakan anggota Komisi C lainnya, Agus Suwito. Menurut Agus, acuan untuk menyelesaikan pekerjaan oleh rekanan tersebut adalah surat perintah kerja (SPK).

Jika pekerjaan tidak selesai, menurut Agus, maka akan dibayar sesuai dengan volume pekerjaan yang selesai, dan pekerjaan dapat dilanjutkan di anggaran perubahan tahun 2018 mendatang.

"Semua harus selesai tahun ini tanpa mengurangi kualitas pekerjaan dan tidak ada perpanjangan waktu pekerjaan, karena ini sudah akhir tahun. Semua harus selesai," tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Pemkab Karanganyar. Ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya, baik kepala Dinas PUPR Edy Sriyatno dan Sekda Karanganyar, Samsi, keduanya belum memberikan jawaban. (Iwan Iswanda/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya