Rekomendasi

Gara-gara Orgen Tunggal, Kumang Meregang Nyawa

Senin, 04 Desember 2017 : 14.27
TANGERANG - Amang alias Kumang tewas mengenaskan setelah dikeroyok warga. Kumang mengalami luka serius pada kepala dan banyak mengeluarkan darah.

Kejadian berawal ketika di Kp. Rawarotan Rt.02/04 Kel. Selapajang, Kec. Neglasari Kota Tangerang sedang melangsungkan acara pernikahan. Dalam resepsi itu ada orgen tunggal, namun sekitar pukul 23.00 WIB orgen tubggal tersebut berhenti bermain lantaran sudah larut malam.

Merasa sedang asik berjoget, Kumang meminta agar hiburan orgen tunggal tidak berhenti. Namun pemilik pesta pernikahan itu tetap melarang karena sudah malam.

Sempat terjadi cekcok mulut, Kumang pergi dan beberapa saat kembali dengan membawa dua bilah pisau sambil menantang keluarga hajat yaitu Nasir. Melihat hal itu salah satu kerabat Nasir bernama Dirman menghampiri. Namun Kumang malah terus menantang dan sempat terjadi perkelahian.

Karena dikeroyok, Kumang kalah dengan tubuh penuh luka lebam dan mengeluarkan banyak darah. Walaupun sempat dibawa ke klinik terdekat, nyawa Kumang tidak bisa diselamatkan. Kapolres Metro Tangerang Kombespol Harry Kurniawan mengatakan kalau Amang dikeroyok.

"Korban meninggal akibat dikeroyok, dan saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku yaitu MH, HR dan ZN," jelasnya.

Dari hasil olah TKP awal petugas berhasil menemukan pisau dan pecahan kursi plastik yang diduga digunakan saat terjadi perkelahian. "Kini petugas sudah mengetahui pelakunya dan masih dilakukan pengejaran," tegasnya kembali. (Sly/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya