Rekomendasi

Wabah Difteri, Karanganyar Waspada

Kamis, 07 Desember 2017 : 15.21
KARANGANYAR - Mewabahnya penyakit difteri di sejumlah daerah, Dinas Kesehatan Karanganyar (DKK) diminta untuk terjun ke lapangan, guna melakukan pengecekan, sehingga penyakit menular ini tidak sampai meneyebar ke Karanganyar.

Hal tersebut dikatakan ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani, ketika dihubungi melalui telepon selularnya, Kamis (7/12/2017).

Menurut Endang, meski belum ditemukan adanya kasus penderita Difteri di Karanganyar, DKK harus melakukan pengecekan dan meminta kepada seluruh Puskesmas, melakukan penyuluhan kepada masyarakat. Sehingga penyebaran penyakit ini dapat diantisipasi.

"Kita minta kepada DKK segera turun ke lapangan dan melakukan penyuluhan kepada masyarakat. Sehingga penyebaran penyakit ini dapat diantisipasi dan tidak menyebar ke Karanganyar," kata Endang, Kamis (7/12/2017).

Endang juga meminta kepada RSUD Karanganyar, menyiapkan ruang isolsi, jika ditemukan ada warga yang terjangkit penyakit ini.

Terpisah, Kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) DKK Karanganyar, Rita Sari Dewi, ketika dihubungi melalui telepon selularnya, mengakui jika sampai saat ini, tidak ada kasus penderita Difteri di Karanganyar.

Menurut Rita, sosialisasi juga telah dilakukan kepada masyarakat, terutama kepada orang tua yang memiliki bayi dan belum dilakukan imunisasi.

"Sampai saat ini, tidak ada kasus penderita penyakit Difteri di Karanganyar. Kita terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama kepada orang tua yang memiliki balita dan belum dilakukan imunisasi," ujarnya.

Rita juga meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan serta pola makan dengan tidak makan sembarangan. "Bakteri Difteri ini kan di udara terbuka. Kita minta masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan pola makan, sehingga tidak mudah terserang penyakit," terangnya.

Disisi lain, RSUD Karanganyar juga belum menerima laporan jika ada warga Karanganyar yang terserang penyakit berbahaya ini.

Direktur RSUD, Wahyu Purwadi, saat dihubungi melalui telepon selularnya menyatakan, RSUD telah menyiapkan tiga ruang isolaso jika memang ada warga yang terserang Difteri.

"Kita sudah melakukan langkah-langkah antisipatif, dengan menyiapkan ruang isolasi jika memang ada warga yang terserang. Namun perlu saya tegaskan, sampai hari ini, kami belum menerima pasien yang terindikasi terserang penyakit Difteri," tandasnya. (Iwan Iswanda/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya