Rekomendasi

Warga Korban Luapan Bengawan Solo Mulai Kembali ke Rumah

Sabtu, 02 Desember 2017 : 10.39
KARANGANYAR - Warga Dukuh Daleman Rt 07/Rw 06, Dusun Banaran, Desa Ngringo, mulai kembali ke rumah masing-masing, setelah sebelumnya,tempat tinggal mereka yang berada di tepi aliran sungai Bengawan Solo, terendam banjir setinggi 1,5 meter.

Kepala Dusun Banaran, Guntoro, mengatakan, air mulai surut sejak hari Kamis (30/11/2017). Warga bersama aparat dari TNI dari Kodim 0727 dan Polres Karanganyar melakukan ketja bakti membersihkan lumpur akibat genangan air sungai Bengawan Solo.

Menurut Guntoro, warga diminta untuk tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan. “Warga sudah mulai kembali ke rumah, namun tetap meningkatkan kewaspadaan,” kata Guntoro, Sabtu (02/12/2017).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Soloraya, termasuk Karanganyar, sejak Selasa (28/11/2017) hingga Rabu (29/11/2017) dinihari, menyebabkan sungai Bengawan Solo meluap.

Akibatnya,33 rumah milik warga yang berada di Dukuh Daleman RT 7/RW 6, Dusun Banaran, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar, terendam air.

Pemkab Karanganyar, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan tanggap bencana dengan memberikan sejumlah paket sembako kepada warga.Hingga saat ini, para warga masih mengungsi di Masjid Al Maming, Dusun setempat.

Kepala Dusun Banaran, Guntoro, mengatakan, permukaan air Bengawan Solo mulai mengalami peningkatan debit air sejak Selasa (28/11/2017) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Karena air semakin tinggi, sekitar pukul 01.00 dinihari, warga kemudian diungsikan dan dievakuasi ke Masjid Al Maming.

“Air mulai masuk sekitar pukul tujuh tiga puluh malam yang dimulai dari sebelah utara yang posisinya paling rendah, lalu merembet ke selatan. Ketinggian air di sisi utara sampai 1,5 meter, sementara di selatan paling dangkal 0,5 meter. Ada33 rumah yang sempat tergenang, “kata Guntoro. (Iwan Iswanda/gun)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya