Rekomendasi

Wow, Rp 400 Juta Kocek untuk Hadirkan Slank, Pemkab Karanganyar Dinilai Hambur-hamburkan Uang

Jumat, 01 Desember 2017 : 13.57
KARANGANYAR - Konser musik papan atas, Slank, yang rencananya akan menghibur warga Karanganyar pada hari Sabtu (2/12/2017) malam, menuai kritikan dari warga. Konser Slank yang digelar sebagai puncak HUT satu abad Karanganyar, dinilai pemborosan.

"Saya menilai ini pemborosan. Masih banyak hal positif lain yang bisa dilakukan. Dalam beberapa bulan terakhir ini, sudah berapa artis ibukota yang datang ke Karanganyar. Bukankah itu sebuah pemborosan," ujar Gandien Sutarwa, salah satu warga Karanganyar, Jumat (1/12/2017).

Gandien juga menilai, konser Slank di Karanganyar juga tidak tepat. Menurutnya, Slank merupakan salah satu grup musik yang konsisten terhadap upaya pemberantasan korupsi, serta mendorong pemerintahan yang bersih.

"Misi Slank cukup jelas. Mereka diundang untuk kampanye anti korupsi atau tidak, saya kurang tahu. Yang jelas saya menilai, kehadiran grup musik ini kurang tepat, di tengah berbagai persoalan yang terjadi di Karanganyar," tegasnya.

Hal berbeda dikatakan Sunaryo. Warga Karanganyar kota ini menilai, penampilan Slank ini merupakan upaya Pemkab untuk menghibur warganya. "Saya tidak melihat hal lain. Saya hanya mengapresiasi pemkab yang memberikan hiburan bagi warganya," ujarnya singkat.

Sementara itu, Sekda Karanganyar, Samsi mengungkapkan, salah satu pertimbangan untuk mengundang Slank, karena memiliki penggemar yang cukup banyak dan selalu mengkampanyekan pemerintahan yang bersih.

"Prinsipnya kita ingin menghibur warga di hari ulang tahun satu abad Karanganyar. Kita mengundang Slank, karena mereka selalu mengkampanyekan pemerintahan yang bersih," terangnya.

Ketika disinggung besarnya anggaran yang dikeluarkan untuk mendatangkan grup legendaris ini, samsi enggan memberikan keterangan. Namun berdasarkan informasi yang dihimpun hariankota.com, Pemkab Karanganyar harus merogoh kocek Rp 400 juta untuk mendatangkan grup musik ini. (Iwan Iswanda/irawan)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya