Rekomendasi

Antisipasi Virus Zika, Dinas Kesehatan Karanganyar Perkuat Pasokan Obat

Rabu, 17 Februari 2016 : 08.57
Published by Hariankota
hariankota.com - Tingginya curah hujan menimbulkan kekhawatiran merebaknya virus penyakit di masyarakat.

Selain mengkhawatirkan penyakit Demam Berdarah, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar pun mengkhawatirkan merebaknya penyakit yang dibawa nyamuk yang sama dengan Deman Berdarah yaitu Virus Zika.

Mengantisipasi wabah penyebaran Virus Zika, Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar terus melakukan pemantauan serta turun langsung kelapangan.

Patria Bayu Murdi salah satu staf Dinas Kesehatan Karanganyar mengatakan, selain melakukan pengecekan langsung ke tiap-tiap puskesmas, pihaknya pun memperkuat pasokan obat-obatan.

Terutama obat peredam Syimtom atau gejala panas, seperti Parasetamol, Antibiotik, ditiap-tiap Puskesmas. Ini dilakukan dikarenakan obat Virus Zika itu sendiri belum diketahui apa obatnya.

"Meski dibawa oleh nyamuk yang sama dengan penyebab Demam Berdarah, namun untuk Virus Zika sendiri belum diketaui apa obatnya. Jadi kita hanya memperkuat obat peredam panas yang ditimbulkan oleh virus, ya, yang bisa disebut berasal dari Impor ini,"papar Bayu saat ditemui di Karanganyar, Jawa Tengah.

Selain memperkuat pasokan obat-obatan, ungkap Bayu, pihaknya pun menggelar sosialisasi yang mengusung tema 'Kenali dan Antisipasi Wabah Virus Zika' ditiap-tiap Puskesmas.

"Kami sebagai Dinas Kesehatan bertanggungjawab untuk mengadakan sosialisasi tentang Virus Zika ini," katanya.

Menurut Bayu, virus ini berasal dari nyamuk Aedes Aegypti. Namun ia mengimbau kepada tenaga kesehatan untuk tidak salah mendiagnosis. Sebab, gejala akibat Virus Zika hampir sama dengan dengue.

Dia berharap dengan adanya sosialisasi ini akan bisa menenangkan masyarakat yang takut dengan infeksi zika virus.

"Gejalanya sama dengan dengue, dan virus ini masih bisa sembuh dengan sendirinya. Hanya saja apakah waktu nyamuk ini menghisap darat manusia itu sama dengan waktu demam berdarah, itu yang belum diketahui," lanjut dia.

Untuk itu, dalam mengantisipasi virus ini, masyarakat harus menggalakkan kembali program 3M plus. Jika ini telah dilakukan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan Virus Zika. (Way)



Share this Article :

Berita Terbaru

Read More