Rekomendasi

Proses Ritual Di Makam Ki Ageng Balak

Kamis, 14 April 2016 : 22.55
Published by Hariankota
hariankota.com - Serupa dengan peziarah yang datang ke Gunung Kemukus, peziarah yang mendatangi makam Ki Ageng Balak inipun memiliki beragam tujuan. Masing-masing peziarah memiliki maksud yang berbeda satu sama lainnya.

Makam Ki Ageng Balak sendiri memiliki lima orang juru kunci. Salah satunya adalah Heri Purnomo. Menurut Heri masing-masing juru kunci sudah memiliki peziarah tetap. Karena mereka datang tidak hanya sekali. Pasti berkali-kali.

Masing-masing juru kunci juga meliki kode etiknya sendiri. Jika peziarah menjari juru kunci A misalnya. Yan akan dicarikan orangnya. Jika tidak ada mereka akan menunggu meski ada juru kunci lainnya.

"Namun bila juru kunci berhalangan dan minta digantikan baru boleh menemui peziarah," jelas Heri.

Para peziarah yang datang jika melalui dirinya (Heri) atau bapaknya selalu ditekankan untuk berdoa dan meminta kepada ALLAH SWT, bukan dengan makam Ki Ageng Balak.  Juga meminta warga yang ziarah untuk selalu mendoakan agar Ki Ageng Balak agar mendapatkan tempat yang baik di sisiNya. Sebab semasa hidupnya Ki Ageng Balak adalah orang yang baik dan disegani.

"Untuk ki Ageng Balak cukup kirim doa saja, Alfatihah," sarannya.

Terkait proses ritual yang ada di Makam Ki Ageng Balak tidak jauh berbeda dengan ritual tradisi masyarakat jawa. Ada bunga juga dupa.

"Biasanya juru kunci akan mendoakan kepada peziarah dan selanjutnya peziarah dipersilakan masuk dan berdoa sendi di dalam makam," urainya.

Heri menyebutkan sudah memberikan rambu-rambu terkait doa kepada peziarah. Seandainya mereka di dalam meminta kepada yang lain, ya pihaknya tidak tahu. Itu urusan pribadi mereka.

"Yang pasti kita sudah ingatkan, kita sampaikan apa yang seharusnya. Jika peziarah itu melalui saya dan bapak saya," terangnya.

Terpisah salah satu pemilik warung  bernama mbak Yati menjelaskan peziarah yang datang pasti membawa uborampenya seperti  bunga, dupa, pisang raja, dan sebutir kelapa.

Namun, bila mampunya hanya membawa bunga saja juga tidak masalah. Mereka jika berhasil pasti menggelar syukuran di makam Yang datang ke makam juga banyak dari pejabat, pedagang, penyanyi campur sari.

"Biasanya kalau kabul hajatnya  akan datang lagi untuk menggelar syukuran di makam. Ada yang menyembelih kambing atau sapi. Bahkan dulu ada juga yang yang menggelar acara  wayangan semalam suntuk," jelasnya.

Berbeda dengan sebut saja Waluyo, pria yang datang dengan menggunakan mobil berplat nomer Jakarta mengatakan tujuannya ke makam Ki Ageng Balak untuk ikhtiar agar anak gadisnya bisa dierima bekerja di Jakarta.

"Ini kali ke tiga saya ke sini. Dulunya hanya ngantar kakak saya. Atas  seizin Yang Maha Kuasa usaha saya tambah maju," jelasnya.

Kemari waktu acara Pulung Langse atau mengganti kelambu makam tersebut, saya juga sempat datang, ikut berdoa di makam.

"Biasanya ratusan  peziarah ingin ngalap berkah dengan memperebutkan sesaji atau secarik kain bekas kelambu Makam Balakan, karena yang lama diganti. Biasanya akhir bulan Suro," ungkapnya lagi. Selanjutnya baca: Proses Ritual Di Makam Ki Ageng Balak (bersambung/Luk)


Sebelumnya:

- Makam Kyai Balak Banyak Warga Ngalap Berkah
- Asal Mula Nama Kyai Balak


Share this Article :

Berita Terbaru

Read More