Rekomendasi

Ini Kata Warga Soal Subsidi 900 VA Dicabut: Yang Penting Tak Sering Padam

Sabtu, 06 Mei 2017 : 14.30
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) Persero, memastikan tak ada kenaikan tarif listrik pada 1 Mei kemarin. Mulai 1 Mei, pelanggan PT PLN (Persero) golongan 900 volt ampere (va) harus mengeluarkan biaya lebih untuk membayar listrik. Pasalnya, tarif listrik golongan 900 va sekaligus masuk dalam kategori mampu akan naik, seiring penerapan subsidi tepat sasaran tahap.

Lalu bagaimana tanggapan masyarakat terkait hal ini. Apa saran mereka untuk pemerintah. Berikut KATA MEREKA:

1. Saiful Ardan (23 Tahun) Mahasiswa

Kalau saya sih setuju ya. Alasannya karena sudah saatnya masyarakat Indonesia membiasakan diri tanpa subsidi jangan maunya disuapin terus oleh negara.

Pesannya cuma satu kalau memang subsidi mau dicabut, tolong dialokasikan untuk sesuatu yang lebih bermanfaat jangan di buang-buang.

2. Hambali Nugroho (30 Tahun) Karyawan Swasta

Mungkin pemerintah mempunyai perencanaan lain untuk alokasikan subsidi listrik yang selama ini dipakai untuk yang lebih penting.

Pesannya, kalau memang tarifnya sudah tidak di subsidi saya harap pelayanannya pun harus sesuai misalnya jamgan sering mati lampu.
 
3. Nurul Kusumawardani (28 Tahun) Karyawan Swasta

Saya tidak setuju karena kalau memang tarifnya sama aja nantinya kaya yang katanya 1.300 va itu kan kasian ya masyarakat yang menengah ke bawah juga.

Iya mungkin pertimbangkan lagi, kalau memang mau dicabut harusnya ada syarat khusus untuk penerima subsidi kepada keluarga yang benar benar tidak mampu.

4. Nur Ramdhani (29 Tahun) Karyawan Swasta

Kalau saya setuju asal dibedakan yaa tarifnya antara pengguna 900 va naiknya berapa dan 1.300 va berapa jadi seperti halnya penjualan premium, pertalite, pertamax.

Kalau sudah naik ada baiknya PLN untuk meningkatkan pelayanan seperti jangan sering-sering mati lampu.

5. Totok Santoso (38 Tahun) Guru Honorer

Saya sih antara setuju sama engga setuju yaa. Disisi lain setuju karena selama ini katanya subsidi listrik itu engga tepat sasaran, disisi lain kasian masyarakat yang betul-betul membutuhkan subsidi itu.

Saran buat pemerintah kalau memang subsidinya dicabut, tolong dialihkan untuk pembangunan fasilitas listrik untuk daerah daerah terpecil. Karena masih banyak sekali daerah yang masih belum terjamah listrik. (uut,ded,sar)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya