Rekomendasi

Kaper BkkbN Kalbar Gelar Lokakarya Peningkatan Akses Pelayanan KB

Sabtu, 06 Mei 2017 : 22.17
KAPUAS HULU - Kebijakan dan Mekanisme Operasional Pelayanan KB di Daerah menjadi materi yang disampaikan Kepala Perwakilan Badan Koordinasi dan Keluarga Berencana (BkbbN) Kalbar, Kusmana saat Lokakarya Peningkatan Kaper BkkbN Kalbar di Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat.

Menurut Kusmana, pelayanan KB di Kalbar masih jauh dari target, betapa tidak sesuai data yang ada, dari jaminan pelayanan KB di Kalbar, belum seluruhnya terpetakan.

"Dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) Kesehatan, Kalbar masih belum terpetakan dalam fasilitas kesehatan," ungkapnya.

Selain itu, dijelaskan Kusmana bahwa untuk pengguna atau pemakai alat kontrasepsi sebagian besar masih didominasi oleh non MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang).

"Sebanyak 82,32 persen adalah mereka yang non MKJP," tuturnya.

Selain, dijelaskan Kusmana terkait dalam pelayanan KB, bahwasannya belum semua dokter prakter mandiri dan bidan praktek mandiri menjadi jejaring fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS.

Meski demikian diakui Kusmana untuk program Kampung KB yang ada di Kalbar, khususnya di Desa Riam Tapang yang ada di Kapuas Hulu menjadi sebuah kebanggaan.

"Karena Kampung KB Riam Tapang menjadi kampung KB percontohan di seluruh Indonesia. Ini menjadi pacuan kita untuk meningkatkan program lain termasuk terhadap pelayanan kontrasepsi yang digunakan masyarakat luas," pungkasnya.(ian)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners