Rekomendasi

Kasus Bankeu: Penyidik Mulai Bidik Para Kades Di 162 Desa

Jumat, 12 Mei 2017 : 21.07
Loading...
KARANGANYAR - Tim penyidik Direktorat kriminal khusus (Ditkrimsus) Polda Jawa Tengah terus mendalami kasus dugaan penyimpangan dana bantuan keuanagan (Bankeu) Karanganyar tahun 2013-2014 lalu.Setelah melakukan pemeriksaan terhadap dugaan penyelewengan di Desa Jantiharjo, tim penyidik juga akan meminta keterangan terhadap 162 kepala desa di Karanganyar.

Hal tersebut diungkapkan salah satu perwira Polda Jawa Tengah yang enggan disebutkan namanya.Perwira yang menangani kasus ini, ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya mengatakan,kasus  dugaan penyelewengan bankeu ini, memerlukan waktu yang cukup lama, dan sampai saat ini, masih terus berproses.

“Proses penyelidikan masih terus dilakukan.Kasus seperti ini (dugaan penyelewengan, red) butuh waktu yang lama.Saat ini kita masih terus melakukan pendalaman.Bahkan kita juga berencana meminta keterangan para kepala desa lain yang juga menerima bankeu ini,” katanya sambil wanti-wanti namanya tidak disebutkan.

Ketika disinggung, selain meminta keterangan terhadap kepala desa, apakah tim penydik juga meminta keterangan terhadap anggota  DPRD Karanganayar, dia mengatakan, sampai sejauh ini, belum meminta keterangan terhadap anggota DPRD yang disebutkan namanya oleh kepala desa Jantiharjo

“Soal yang diperiksa, sudah banyak.Kita tidak bisa sebutkan, kita khawatir akan dimanfaatkan orang lain.Dalam menanagani kasus ini,  kita harus professional. Soal nama, nanti saja, karena ini masih tahap awal,” jelasnya.

Terkait dengan 29 karung berkas yang sampai saat ini masih menumpuk di Setda Karanganyar, pria berpangkat Komisaris Polisi ini, menegaskan akan mengambil berkas tersebut bulan ini dan segera melakukan telaah terhadap berkas yang ada.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Direktorat kriminal khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian daerah (Polda) Jawa Tengah, terus mendalami kasus dugaan penyimpangan bantuan keuangan yang disalurkan melalui anggota DPRD Karanganyar ke sejumlah desa tahun anggaran 2013 dan 2014 lalu.Sejak dua pekan lalu, tim penyidik  Ditreskrimsus, telah melakukan pemeriksaan teradap sejumlah kepala desa di kecamatan Jatipuro terkait deugaan penyimpangan anggaran banke sebesar Rp1,6 miliar.

Sejumlah saksi yang diperiksa, menyebut nama sejumlah anggota DPRD Karanganyar yang meminta jatah dari hasil pencairan dana bankeu ini.Namun, dia enggan menyebut nama anggota dewan yang dimaksud.

Dalam perkembangannya, anggota dewan yang disebutkan namanya tersebut, bahkan meminta jatah dari hasil pencairan dana bankeu yang disalurkan.(Isw)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners