Rekomendasi

Ngeyel, Polisi Bubarkan Massa Pendukung Ahok Pakai Water Cannon

Jumat, 12 Mei 2017 : 21.55
JAKARTA - Polisi membubarkan massa yang menuntut penangguhan penahanan Gubernur DKI Jakarta (non aktif) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di depan Gedung Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Banyak massa yang terus bertahan dan ngotot untuk tetap melakukan aksinya.

Pantauan hariankota.com, upaya pembubaran sudah dilakukan sejak sekitar pukul 18:00 WIB. Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Suyudi Ario Seto hingga tiga kali memberikan peringatan agar massa membubarkan diri. Meskipun massa tetap menolak, polisi tetap melakukan langkah persuasif. Polisi memberikan toleransi waktu hingga pukul 19:00.

Massa memanfaatkanya kesempatan itu dengan berorasi dan menyanyikan sejumlah yel-yel dan lagu perjuangan sambil menyalakan lilin. Lewat pukul 19.00, petugas memberi peringatan tapi massa masih ngotot bertahan di depan Gedung PT DKI Jakarta.

Polisi akhirnya maju ke arah massa dan mendorong agar bubar. Kendaraan water cannon pun mulai diarahkan ke massa meskpun air belum ditembakkan. Kapolres dibantu beberapa anggotanya serta Danramil terus berupaya persuasif membubarkan massa. Namun sebagian massa tetap bertahan.

Menjelang pukul 20.00 polisi menggunakan water cannon untuk menyiramkan air tapi massa hanya mundur sambil terus meneriakkan yel-yel. Akibat dari peristiwa ini, arus kendaraan dari Cempaka Putih mengarah ke Senen tersendat. Polisi menutup ruas jalan tersebut karena dipenuhi oleh massa aksi. (gun)

Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners