Rekomendasi

Polisi Ungkap Praktik Penipuan "Barang Antik Pring Petuk"

Selasa, 16 Mei 2017 : 15.17
Loading...
KARANGANYAR - Sebanyak 13 warga Karanganyar tertipu dengan barang antic berupa pring petuk (bambu yang memiliki dua ruas yang berdekatan, red). Para korban ini mengalami kerugian hingga mencapai Rp80 juta rupiah.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, kepada para wartawan, berawal ketika Sutarjo, yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka mendatangi para korban dan menawarkan barang antic berupa pring pethuk.

Warga Karangpandan ini, memperlihatkan foto pring pethuk hasil editan melalui HP miliknya. Kepada para korbannya, tersangka mengatakan jika potongan bambu tersebut diperoleh dari gunung Gamping yang ada di Matesih.

Dijelaskan Kapolres, kepada para korbannya, tersangka juga mengatakan, jika barang antik ini laku dijual seharga Rp65 miliar, hanya saja harus dilakukan ritual terlebih dahulu. Jika barang antik tersebut laku, maka para korban dijanjikan akan memperoleh uang antara Rp125 juta hingga Rp200 juta, tergantung jumlah uang yang disetorkan untuk melakukan ritual.

Tersangka lantas meminta uang kepada korban dengan jumlah bervariasi untuk melakukan ritual tersebut. Namun, setelah proses ritual dilakukan, tidak ada kabar apapun dari tersangka.Karena merasa tertipu, akhirnya kasus ini dilaporkan kepada aparat kepolisian.

“Dalam menjalankan aksinya, tersangka menawarkan keuntungan berlipat jika barang antic terseut laku terjual. Namun hal itu hanya akal-akalan tersangka dalam mengelabuhi korbannya,” kata Kapolres, Selasa (16/5).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tegas kapolres, tersangka dijerat dengan pasal 372 dan pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman empat tahun penjara.

Sementara itu, menurut pengakuan pria yang sehari-hari bekerja sebagai pengecer sembako ini, dia nekad melakukan aksinya karena terdesak kebutuhan. Tersangka juga mengaku berpura-pura kesurupan saat melakukan ritual. (Isw)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners