Rekomendasi

Polres Musnahkan Ribuan Liter Miras

Jumat, 26 Mei 2017 : 21.45
KARANGANYAR - Sebanyak 574 botol minuman keras (miras)  berbagai merk serta  3200 liter ciu dan 1.700 petasan, dimusnahkan di halaman Polres Karanganyar, Jumat (26/5).Pemusnahan baranng haram tersebut dilakukan di hadapan  seluruh jajaran  Forkompinda, tokoh agama dan tokoh masyarakat Karanganyar.

Pemusnahan miras ini, dilakukan dengan menggunakan alat berat, stoomwals. Selain memusnahkan miras, Polres Karanganyar juga memotong knalpot tidak standart yang terjaring selama digelarnya operasi patuh.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, usai pemusnahan miras, kepada para wartawan, mengatakan, ribuan liter miras ini merupakan hasil operasi pekat byang dilakukan selama dua pekan terakhir.Menurut Kapolres, bersama Pemkab Karanganyar serta tokoh agama, telah berkomitmen memberantas miras, serta penyakit masyarakat lainnya di bumi Intanpari.

“Miras ini merupakan sumber dari segala sumber kejahatan.Untuk itu, kita telah berkomitmen untuk memberantas peredaran miras di Karanganyar,” kata Kapolres, Jumat (26/5/2017).

Ditambahkan kapolres, operasi penyakit masyarakat ini, terutama peredaran miras, akan terus berlanjut. “Operasi akan terus kita lanjutkan.Kita juga akan menggelar lomba pemberatasan miras di seluruh Polsek. Jika berhasil dalam pemberantasan miras dan penyakit masyarakat lain, akan kita berikan penghargaan, namun jika gagal, kita akan evaluasi,” tandas Kapolres.

Sementara itu, wakil bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, dalam kesempatan yang sama, mengingatkan kepada seluruh ormas, untuk tidak melakukan sweeping.Menurut wakil bupati, Kapolres bersama jajaran, telah berkomitmen untuk memberantas peredaran miras.

“Saya ingatkan, janga ada sweeping.Ciptakan kondisi keamanan  yang kondusif, selama bulan ramadhan.Serahkan seluruhnya kepada aparat kepolisian dan jangan bertindak sendiri,’ kata wakil bupati.

Terkait dengan himbauan kepada pemilik warung makan orang nomor dua di Karanganyar, meminta untuk saling menghormati. “Selama Ramadhan, memang ada yang tidak puasa.bagi pemilik warung, kalau mau buka, ya sillahkan, tapi janganterlalu mencolok.Ngono yo ngono, ning ojo ngono,” ujarnya. (Isw)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya