Rekomendasi

Sidang Perdana Tragedi Diksar Mapala UII, Digelar Kamis

Selasa, 16 Mei 2017 : 15.08
KARANGANYAR - Dua terdakwa kasus dugaan tindak kekerasan dan penganiayaan, Wahyudi dan Angga Septiawan, akan menjalani sidang perdana pada hari, Kamis (18/5/2017) dengan agenda pembacaan surat dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU).

Wakil ketua Pengadilan Negeri (PN), Mujiyono, ketika ditemui hariankota di ruang kerjanya, mengatakan, setelah pelimpahan berkas dari Kejaksaan, seluruh barang bukti, kedua terdakwa, serta penahanan terdakwa, seluruhnya berallih ke PN.Menurut Mujiyono, setelah mempelajari dan meneliti berkas atas nama kedua terdakwa, PN lantas menentukan hari sidang dan membentuk majelis hakim.

"Sidang perdana akan kita gelar pada hari Kamis (18/5).Para pihak juga sudah kita beriiatahu, termasuk kuasa hukum dua terdakwa," kata Mujiyono, Selasa (15/5). Dijelaskannya, sidang akan dipimpin langsung oleh dirinya sendiri dan didamping dua hakim anggota, yakni M. Nafis serta Feny.

Terkait dengan pengamanan jalannya persidangan, Mujiyanto mengatakan, telah melakukan koordinasi bersama aparat Kepolisian serta Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar. “Secara intens, kita melakukan koordinasi terkait pengamanan jalannya sidang.Kita berjarapa, pada saat proses sidang, para pengunjung sidang dapat menjaga ketertiban,” ujarnya.

Sebelumnya, Kejaksaan negeri (Kejari) Karanganyar, melimpahkan berkas Waluyo dan Angga Septiawan,  dua tersangka kasus dugaan tindak kekerasan dan penganiayaan dalam pelaksanaan The Great Camp (TGC) Diksar Mapala UII, ke Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar, Rabu (10/05).

Pelimpahan berkas perkara ini disertai dengan pelimpahan barang bukti sebanyak 77 item.dengan pelimpahan berkas ini, maka status kedua tersangka berubah menjadi terdakwa.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar IDG Wirajana, melalui Kasi Pidum, Heru Prasetya, kepada hariankota.com, mengatakan, penyerahan berkas ini dilakukan setelah sebelumnya, dilakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka  serta penyusunan surat dakwaan oleh tim jaksa penuntut umum (JPU).

Dijelaskannya,  para terdakwa, dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 170 jo pasal 351 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara.Ditambahkan, dalam sidang kasus ini, pihaknya menyiapkan enam orang  JPU. (Isw)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners