Rekomendasi

Sosok Imam Gilang Adinata Polisi Korban Teror Bom Kampung Melayu Dimata Keluarga

Kamis, 25 Mei 2017 : 23.10
KLATEN - Duka mendalam dirasakan keluarga besar Bripda Imam Gilang Adinata di di kampung Srago Gede RT 007 /RW 005, Mojayan, Klaten Tengah, Klaten, Jawa Tengah.

Isak tangis keluarga pecah saat mobil jenazah yang membawa jenazah Bripda Imam Gilang Adinata tiba dirumah duka sekira pukul 16.50 WIB.

Pantauan hariankota.com, saat tiba di Mojayan, Klaten, anggota Polri yang gugur karena aksi teror di Kampung Melayu ini langsung di sholatkan di Masjid Jami yang hanya berjarak 100 meter dari rumah duka.

Usai disholatkan, jenazah Imam dibawa ke rumah pamannya sebelum dibawa ke peristirahatan terakhir yang letaknya tak jauh dari kediaman rumah paman Imam.

Sosok Imam Gilang Adinata merupakan kebanggaan keluarga. Pasalnya, pria kelahiran Jakarta 1 Nopember 1992 ini memang bercita-cita ingin jadi anggota Polri.

Rohmat Sugiarto, Paman Imam, keponakannya itu setelah lulus dari SMAN 1 Karangnongko, Klaten, langsung mendaftar menjadi anggota Polisi. Namun, saat itu, keinginannya menjadi anggota Polisi belum tercapai.

Meski gagal, tak membuat Imam putus asa. Niatnya menjadi anggota Polisi tidak surut putra dari M Sri Sarjono begitu besar. Gilang pun kembali  mencoba lagi dan yang terakhir berhasil lolos masuk Kepolisian.

"Gilang lolos masuk Kepolisian saat ikut seleksi di Jakarta," jelas Rohmat di Klaten, Kamis (25/5/2017).

Menurut Rohmat, Gilang sejak kecil ikut bersama dirinya dan kakeknya di Klaten. Saat itu usia Gilang masih tiga tahun. Dia habiskan masa kecilnya hingga SMA di Klaten.

"Orang tuanya dari dulu bekerja di Jakarta. Gilang di sini dari kecil hingga lulus SMA di Karangnngko," papar Rohmat.

Menurut Rohmat, pertemuan terakhir dirinya dengan Gilang, lima hari lalu. Saat itu Gilang pulang untuk nyadran di Klaten akhir pekan kemarin. Namun di Klaten, Gilang tidak lama. Gilang Hanya sehari semalam saja di Klaten.

"Sempat pulang untuk nyekar ke makam kakeknya. Hanya semalam lalu balik lagi katanya ada tugas," lanjut Rohmat.

Siapa sangka itu merupakan kepulangan Gilang yang terakhir. Gilang akhirnya meninggal dalam tugas mulianya.

Jenasah Gilang akhirnya dimakamkan di kampung halamannya di Klaten Jawa Tengah. Atas jasanya karena gugur  saat menjalankan tugas, pangkat Imam Gilang Adinata dinaikkan dari Bripka menjadi Briptu Anumerta. (hani)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners