Rekomendasi

Tak Pakai Sistem 50%+1 Suara, Pilkada Karanganyar 2018 Dipastikan Satu Putaran

Selasa, 09 Mei 2017 : 19.31
KARANGANYAR - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) memastikan Pilkada Karanganyar 2018 akan berlangsung satu putaran. Pasalnya, pilkada kali ini tak menggunakan lagi sistem 50 persen+1 suara. Jadi pemenang akan ditentukan dari perolehan suara terbanyak.

Komisioner KPU Karanganyar, Muhammad Maksum mengatakan, bila dalam perolehan suara nanti ada calon yang memperoleh suara tertinggi, meskipun belum mencapai perolehan suara 50 persen+1 suara, maka secara otomatis calon itulah yang keluar sebagai pemenang pilkada.

"Dalam pemilukada nanti, sudah tidak lagi mengenal dua kali putaran. Dua kali putaran hanya berlaku di Pemilukada DKI Jakarta saja. Di daerah hanya satu kali putaran,” kata Maksum kepada Okezone, Selasa (9/5/2017).

“Meskipun dari para calon itu belum ada yang memperoleh suara 50+1, secara otomatis, calon yang memperoleh suara tertinggi keluar sebagai pemenangan," lanjutnya.

Sekalipun calon kepala daerah hanya memperoleh prosentase 30 persen dari total suara, kata Maksum, jika raihan suaranya paling tinggi dibandingkan calon lainnya, maka otomatis calon itulah yang dinyatakan sebagai pemenangnya.

"Biar hanya 30 persen, tapi perolehan suara tertinggi dibandingkan calon lainnya, maka secara otomatis calon itulah yang kami kukuhkan sebagai pemenangnya," terangnya.

Tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Karanganyar akan dimulai dari Agustus 2017. KPUD sudah mengajukan anggaran Rp20 miliar untuk pelaksanaan Pilkada 2018, namun baru disetujui oleh pemkab Rp2,3 miliar untuk pelaksanaan tahapan tahun ini.

Maksum optimis pemkab akan menyetujui semua usulan anggaran dari KPUD pada APBD tahun anggaran selanjutnya.

Sumber:okezone

(jum)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners