Rekomendasi

Tersandung e-KTP,Nama Ganjar Tetap Masuk Enam Bursa BMI PDIP Karanganyar

Senin, 15 Mei 2017 : 07.28
KARANGANYAR - Banteng Muda Indonesia (BMI) Karanganyar, mengajukan enam nama untuk bersaing sebagai bakal calon (balon) gubernur Jawa Tengah dalam pemilihan kepala daerah yang akan digelar pada bulan Juni tahun 2018 mendatang. 

Enam nama yang diusulkan tersebut, masing-masing, Ganjar Pranowo (Petahana), Haendrar Priadi (Walikota Semarang), Sunarna ( mantan bupati Klaten dua periode), F Hadi Rudyatmo (walikota Surakarta saat ini), Seno Samudra (bupati Boyolali saat ini), serta Paryono (mantan wakil bupati Karanganyar,  periode 2008-2013).

Ketua BMI Karanganyar, Hendardi Heru Santoso, kepada para wartawan, mengatakan, sebagai salah satu organisasi sayap PDIP dan berbasis pada kader muda, mendorong munculnya pemimpin muda yag kritis, dinamis dan idealis untuk berani bertarung  dalam pilkada tahun 2018 mendatang.

Menurut Heru, salah satu alasan untuk mengusulkan enam nama tersebut, karena tuntutan kemajauan teknologi informasi, menuntut  tampilnya para pemimpin muda  yang dinamis, kreatif dan inovatif.Selain itu, lanjutnya, enam orang tersebut, dianggap bersih dari persoalan hukum.

“Dari hasil konsolidasi yang kita lakukan, muncul enam nama tersebut.Kami menganggap, mereka mampu membawa perubahan bagi kemajuan Jawa Tengah,” kata Heru, Minggu (14/5/2017).

Ketika disinggung menganai masuknya nama Ganjar Pranowo yang namanya disebut menerima aliran dana E KTP, Heru mengatakan, jika persoalan tersebut belum terbukti secara hokum.

“Kita akui nama Ganjar Pranowo disebut-sebut menerima aliran dana E KTP, namun hal itu tidak terbukti . Saya piker hal itu tidak berpengaruh,” ujarnya.

Disisi lain, BMI juga mengusulkan nama Paryono, mantan wakil bupati Karanganyar periode 2008-2013.Selama menjabat wakil bupati, menurut Heru, Paryono bersih dan tidak terlibat dengan persoalan hokum.

“Yang jelas, kita menginginkan pemimpin muda untuk Jawa Tengah,  yang memiliki daya juang untuk memajukan daerah serta bebas dari masalah hukum” pungkasnya. (Isw)
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners