Rekomendasi

Tragedi Mapala UII: Satu Peserta Diksar Dikabarkan Mengalami “Linglung”

Jumat, 12 Mei 2017 : 21.09
Loading...
KARANGANYAR - Salah satu peserta The Great Camp (TGC) Diksar Mapala UII yang dilaksanakan pada pertengahan bulan Januari lalu, diketahui mengalami linglung atau mengalami kebingungan, paska mengikuti Diksar yang menyebabkan tiga peserta meninggal dunia tersebut.

Hal tersebut diketahui, setelah adanya pemberitahuan dari lembaga perlindungan saksi korban (LPSK) kepada Polres Karanganyar.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, kepada wartawan, mengatakan, peserta yang mengalami linglung atau kebingungan tersebut, berinisial F.Saat ini, menurut Kapolres, yang bersangkutan masih menjalani rawat jalan di salah satu rumah sakit yang berada di Yogyakarta.

“Memang betul, salah satu peserta Diksar yang berinisial F, mengalami linglung paska mengikuti pelatihan di Tlogodlingo.Saat ini sedang mengalami rawat jalan di salah satu rumah sakit di Yogyakarta,” kata Kapolres

Dijelaskan Kapolres, pihaknya akan melakukan proses penyelidikan, penyebab F mengalami linglung atau kebingungan.

“Laporan LPSK ini akan kita tindaklanjuti, apakah ada keterkaitan dengan dugaan tindak kekerasan dan penganiayaan dalam pelaksanaan Diksar Mapala UII atau tidak,” ujar Kapolres.

Sebagaiamana diberitakan sebelumnya, tim penyidik menetapkan dua tersangka  dugaan penganiayaan yang menewaskan tiga peserta serta korban puluhan korban luka  peserta dalam pelaksanaan terkait kasus tewasnya tiga mahasiswa setelah mengikuti diksar TGC XXXVII Mapala Unisi UII di Tlogodlingo, Desa Gondosuli, Tawangmangu di lereng Gunung Lawu, Karanganyar.

Tiga korban yang tewas adalah Muhammad Fadli, (20)  dari Batam; Syaits Asyam (20) dari Sleman; dan Ilham Nurpadmy Listia Adi (20) dari Lombok Timur. Ketiganya adalah mahasiswa UII angkatan 2015.Setelah menetapkan dua orang tersangka, berdasarkan hasil pengemmbangan penyidikan, Polres Karanganyar kembali menetapkan enam orang tersangka dalam kasus ini.(Isw)
 

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners