Rekomendasi

Buntut Seleksi Perangkat Desa: Calon Sekdes Gugat Kades Melalui PTUN

Kamis, 20 Juli 2017 : 08.07
ilustrasi
KARANGANYAR - Proses seleksi perangkat desa yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, menyisahkan sejumlah persoalan, salah satunya di Desa Kedungjeruk, Kecamatan Mojogedang.

Salah satu mantan peserta seleksi sekretaris desa (Sekdes) Kedungjeruk, Mojogedang, Wahyudi, mengajukan gugatan terhadap proses seleksi Sekdes setempat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Saat ini, sidang sudah masuk sidang kedua dengan agenda pemeriksaan berkas.

Gugatan ditujukan kepada Kades Kedungjeruk, Saleh. Menurut wahyudi, gugatan ini dilakukan karena proses seleksi dinilai melanggar aturan dan ada indikasi permainan uang. Gugatan tersebut diajukan ke PTUN Semarang, melalui kuasa hukumnya, Taufiq Nugroho.

"Pada prinsipnya, penggugat mengajukan gugatan terhadap SK pengangkatan Sekdes yang dilakukan oleh Kades. Salah satu dasar gugatan, karena aturan yang digunakan dalam seleksi sudah tidak berlaku lagi, karena telah diubah dengan Perda yang baru.

Proses pembentukan panitia seleksi juga tidak sesuai dengan perundangan yang berlaku," katanya kepada wartwan, Rabu (19/7/2017).

Menurut Taufiq, selain pelanggaran dasar hukum, gugatan juga menilai ada sejumlah kejanggalan selama proses seleksi dan penentuan calon terpilih. Salah satunya rekomendasi dari camat dan SK pengangkatan calon terpilih yakni AW, sudah dibuat pada bulan Oktober 2016.

Sedangkan proses seleksi tertulis, lanjut Taufiq, dilakukan pada bulan Februari 2017. "Klien saya tidak mempersoalkan siapa yang akan menjadi Sekdes, namun yang dipersoalkan adalah prosesnya yang dinilai melanggar aturan," tegasnya.

Ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Kades Kedungjeruk, Saleh, tidak gentar atas gugatan yang dilakukan oleh Wahyudi. Menurut Saleh, proses seleksi telah sesuai dengan tahapan dan tidak ada kejanggalan.

"Silahkan digugat, bagi saya tidak masalah. Semua sudah sesuai procedural soal nama terpilih sudah ada sejak Oktober itu tidak benar," jelasnya. (Isw/rahayu)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners