Rekomendasi

Di iming-imingi Uang Lima Puluh Ribu, Motor Siswa SMP Disikat

Sabtu, 08 Juli 2017 : 19.22
Loading...
SRAGEN - Bagi para orang tua, hati-hati ketika memberikan ijin kepada putera puterinya untuk menggunakan sepeda motor ke sekolah. Selain beresiko terhadap keselamatan, juga rawan terhadap aksi kejahatan perampasan sepeda motor yang saat ini marak terjadi.

Seperti yang dialami oleh Yogi Rizki Pratama (15) warga Dukuh Bodongan, Plupuh, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah ini. Pelajar yang masih duduk di bangku SMP itu terpaksa harus merelakan sepeda motornya Honda Vario Nopol BM 2246 VQ, dibawa kabur oleh pria yang tidak dikenal.

Modus yang digunakan pelaku, dengan berpura-pura menumpang kepada korban untuk diantar ke kantor kecamatan. Di tengah jalan, pelaku memberi uang Rp 50.000 sebagai upah.

Usai memberi upah, pelaku kemudian meminjam motor menjemput temannya. Aksi begal dengan modus iming-iming uang itu terungkap ketika korban melapor ke Polsek setempat, Jum'at (7/7/2017).

Di hadapan petugas, korban menuturkan aksi pembegalan itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dijalan Somomorodukuh, Plupuh. Sebelum kejadian, korban bersama temannya Erwin Saputra (15) sedang duduk di depan konter HP Bintas Emas Cell di Dukuh Mendingan, Plupuh.

Sedang asyik nongkrong, datang seorang pria tak dikenal yang kemudian meminta tolong korban untuk mengantarkan ke balai desa Somomorodukuh dan menjanjikan memberi upah Rp 50.000.

Korban pun akhirnya tergiur dan meminta temannya, Erwin, untuk mengantarkan pria paruh baya dengan ciri-ciri mengenakan pakaian batik dan kulit sawo matang itu ke kantor balai desa.

Di tengah perjalanan, pelaku minta sepeda motor dihentikan dan mengatakan kepada Erwin, akan meminjam motor sebentar untuk menjemput salah satu temannya. Karena tidak curiga, Erwin menurut saja dan menyerahkan sepeda motor kepada pelaku.

Ternyata setekah ditunggu hingga satu jam, pelaku tak kunjung kembali. Korban yang curiga, kemudian meminta temannya mengantar ke balai desa. Akhirnya kasus ini dilaporkan korban Polsek setempat.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Saptiwi mengatakan, akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp 8 juta. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

"Pelaku menggunakan modus mencari tumpangan dan minta diantar dengan iming-iming sejumlah uang. Sesampai dijalan, motor dihentikan dan berpura-pura pinjam motor lalu tidak kembali. Korban dan saksi tidak sempat mengetahui identitas pelaku karena juga baru tahu serta tak menduga bakal ditipu," ujarnya. (Isw/jum)

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners