Rekomendasi

Harga Garam Mahal, KPPU Bentuk Tim Khusus!

Selasa, 25 Juli 2017 : 09.21
SOLO - Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf menyebutkan bahwa pihaknya sudah membentuk tim dan terjun langsung ke sentra penghasil garam di JawaTimur untuk mencari data kenapa harga jual garam bisa tinggi.

Bahkan saat ini tim yang diturunkan sudah turun ke lapangan tepatnya di Jawa Timur (Madura) sebagai salah satu sentra penghasil garam terbesar untuk melakukan penelitian.

Hasil sementara, ungkap Syarkawi Rauf, di lapangan ada temuan salah satu penyebab langka dan tingginya harga garam karena produksi garam menurun akibat faktor cuaca yang tidak menentu.

Stok dari petani garam berkurang karena masih menunggu masa panen garam rakyat, yang selama ini terkendala masalah cuaca. Karena produksi garam sangat tergantung dengan panas sinar matahari.

Tingginya harga garam yang kenaikannya cukup signifikan ini, KPPU menduga ada faktor kesengajaan dengan mengurangi pasokan garam ke pasar. Pasalnya jika stok berkurang harga naik tidak akan terlalu banyak. Namun harga garam saat ini naiknya sangat signifikan.

"Kenapa hal itu bisa terjadi karena rantai distribusi garam juga panjang," beber Syarkawi Rauf, seperti dikutip dari di Balaikota, Solo, Jawa Tengah. Dengan panjangnya rentetan distribusi garam pastinya ada orang-orang yang juga menguasai rantai distribusi tersebut.

Yang terlihat di lapangan, harga garam sangat tinggi. Ada hitungannya jika produksi turun sekian persen harganya seharusnya naik tidak terlalu tinggi. Namun kenyataanya harga jual garam naiknya lebih dari yang diperkirakan.

"Kita akan cari apakah ada indikasi yang mengarah ke praktik di mana orang-orang yang menguasai rantai distribusi ini dengan sengaja mengurangi pasokan garam di pasar sehingga barangnya langka dan harganya tinggi," pungkasnya.

Sumber:okezone
(jum)

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya